Medan, Bonarinews.com – Suasana serius namun penuh semangat tampak dalam rapat guru dan pegawai di SLB Negeri Pembina Tingkat Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Aula Sisingamangaraja, Kamis, 9 April 2026. Sebanyak 79 guru dan pegawai hadir dalam agenda penting ini untuk memperkuat koordinasi dan evaluasi demi peningkatan kualitas pendidikan.
Kepala sekolah, Mardi Panjaitan, dalam arahannya menegaskan pentingnya kerja sama, kedisiplinan, dan tanggung jawab seluruh warga sekolah dalam menjaga mutu pendidikan serta menciptakan lingkungan yang kondusif.
Rapat berlangsung tertib dengan nuansa kebersamaan yang kuat. Sejumlah isu penting dibahas secara terbuka sebagai langkah strategis menghadapi agenda sekolah ke depan.
Pembahasan utama dimulai dari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah, baik di dalam maupun luar kelas, guna menciptakan suasana belajar yang sehat dan nyaman. Selain itu, disiplin guru dan pegawai juga menjadi perhatian serius, terutama dalam hal kehadiran, ketepatan waktu, dan pelaksanaan tugas.
Pasca asesmen siswa kelas XII, IX, dan IV, pihak sekolah juga menekankan pentingnya menjaga fasilitas sekolah agar tidak dirusak, termasuk larangan melakukan coret coret sebagai bentuk tanggung jawab bersama.
Untuk kegiatan perpisahan, sekolah memberikan izin dengan catatan harus dilaksanakan secara sederhana dan tidak memberatkan orang tua maupun siswa.
Dalam aspek manajemen, pengelolaan aset sekolah turut dibahas. Setiap kerusakan diminta segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Menariknya, rapat ini juga menyoroti persiapan lomba tahun 2026. Sekolah mulai menyusun strategi dan menyiapkan peserta guna meningkatkan prestasi di berbagai ajang.
Selain itu, dalam waktu dekat sekolah akan menghadapi kunjungan dari inspektorat dan BPK terkait evaluasi sekolah terdampak bencana. Seluruh guru dan pegawai diminta mempersiapkan administrasi serta data pendukung secara maksimal.
Rapat juga menghasilkan dorongan untuk menyusun kesepakatan bersama sebagai pedoman dalam menjaga keharmonisan dan kelancaran aktivitas sekolah. Diskusi terbuka pun digelar untuk membahas berbagai hal yang berkembang demi kemajuan bersama.
Melalui rapat ini, Mardi Panjaitan berharap seluruh guru dan pegawai semakin solid, disiplin, dan berkomitmen memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
Penulis: Raisya