Penyelundupan Satwa di Bakauheni Kembali Terbongkar, Modus Bus Penumpang Tak Juga Padam

Bagikan Artikel

Lampung, BONARINEWS.com — Jalur penyeberangan tersibuk antara Pulau Sumatra dan Jawa kembali menunjukkan celah lama yang belum tertutup. Di tengah ketatnya pengawasan di Pelabuhan Bakauheni yang menjadi simpul distribusi barang dan orang, penyelundupan satwa liar dengan modus bus penumpang kembali berhasil digagalkan aparat gabungan.

Kasus terbaru ini terjadi pada Jumat malam, 24 April 2026, sekitar pukul 21.42 WIB. Petugas gabungan yang terdiri dari Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Lampung, aparat Polsek Kawasan Pelabuhan Bakauheni, serta jaringan pemantau satwa menemukan tiga keranjang berisi burung di dalam sebuah bus penumpang.

Bus bernomor polisi berawalan H itu dihentikan saat melintas di kawasan Pelabuhan Bakauheni. Dari pemeriksaan, petugas mengamankan 55 ekor burung perkutut dan 8 ekor burung kutilang yang disembunyikan di dalam kendaraan.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Lampung, Donni Muksydayan, menyebut pola penyelundupan semacam ini bukan hal baru. Pelaku kerap memanfaatkan kendaraan umum untuk menghindari pemeriksaan ketat di jalur resmi antarpulau.

“Pelaku masih terus berupaya memanfaatkan berbagai modus untuk mengirimkan secara ilegal satwa liar, termasuk melalui bus penumpang. Ini menunjukkan praktik ini masih marak,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Satwa tersebut diketahui berasal dari Ogan Komering Ilir dan direncanakan menuju Serang dengan identitas pengirim yang diduga tidak valid.

Seluruh burung tidak dilengkapi dokumen wajib seperti Sertifikat Veteriner dan SATS-DN, sehingga dinyatakan melanggar ketentuan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan. Aparat menahan seluruh barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut.

Pengawasan di Bakauheni disebut akan terus diperketat karena pelabuhan ini menjadi titik vital pergerakan logistik dan rawan jalur penyelundupan satwa antarpulau.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *