Viral! 4 Warga Mesuji Ditangkap Usai Sembelih Tapir Langka, Daging Dibagikan ke Warga

Bagikan Artikel

MESUJI, BONARINEWS – Empat warga Kabupaten Mesuji, Lampung, harus berhadapan dengan hukum setelah diduga memburu, menombak, dan menyembelih seekor tapir yang merupakan satwa dilindungi dan berstatus terancam punah. Daging hewan tersebut bahkan disebut telah dipotong-potong dan dibagikan kepada warga sekitar.

Peristiwa yang menghebohkan ini terjadi pada Kamis (2/7/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Jalan Lintas Timur Sumatera dan Hutan Register 45, Mesuji.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika seekor tapir terlihat berjalan di tengah jalan dan ditemukan oleh seorang warga berinisial S. Tak lama kemudian, hewan tersebut berlari menuju kawasan hutan sebelum akhirnya dikejar oleh beberapa warga.

Dalam pengejaran itu, tiga orang berinisial S, WS, dan KS diduga terlibat. Salah satu di antaranya disebut menombak tapir tersebut hingga terluka parah sebelum akhirnya disembelih oleh warga lainnya.

Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, mengatakan bahwa daging satwa dilindungi tersebut kemudian dipotong-potong dan dibagikan kepada masyarakat.

“Daging dari hewan dilindungi tersebut dipotong-potong dan dibagikan kepada warga,” ujar Muhammad Firdaus dalam keterangannya.

Polisi bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai peristiwa tersebut. Pada malam harinya, sekitar pukul 22.55 WIB, empat orang yang diduga terlibat berhasil diamankan di lokasi berbeda.

Masing-masing tersangka disebut memiliki peran yang berbeda dalam peristiwa itu. Ada yang mengejar hewan, menombak, menyembelih, hingga menyediakan alat yang digunakan.

Selain mengamankan para terduga pelaku, aparat kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti berupa rekaman video, tombak yang patah, golok, tulang sisa tapir, serta daging dan kulit yang telah diolah.

Para tersangka dijerat dengan ketentuan pidana terkait perburuan dan pembunuhan satwa yang dilindungi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga keberadaan tapir, salah satu satwa asli Indonesia yang populasinya terus mengalami tekanan akibat perburuan dan kerusakan habitat.

Tapir Asia merupakan spesies yang dilindungi negara dan berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan tropis. Kehilangannya dapat berdampak pada rantai kehidupan satwa liar lainnya.

Meski demikian, seluruh pihak yang diamankan tetap berhak atas asas praduga tak bersalah hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *