Geger! Markas Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Dibongkar, Komisi III DPR Puji Ketegasan Polri

Bagikan Artikel

Ratusan warga negara asing diamankan dalam penggerebekan markas judi online di Jakarta Barat. DPR menyebut praktik judol kini menjadi ancaman serius bagi keamanan nasional.

Jakarta, BONARINEWS.com – Pengungkapan markas judi online berskala internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, mendapat apresiasi luas dari berbagai pihak. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menilai langkah tegas Polri menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam memberantas kejahatan digital yang semakin meresahkan masyarakat.

Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil membongkar aktivitas judi online yang melibatkan 320 warga negara asing dan seorang warga negara Indonesia. Kasus ini disebut sebagai salah satu pengungkapan jaringan perjudian online terbesar yang pernah terjadi di Indonesia.

Habiburokhman menyebut praktik judi online saat ini bukan lagi sekadar pelanggaran biasa, melainkan telah berkembang menjadi kejahatan lintas negara yang terorganisir dan memanfaatkan teknologi digital secara masif.

“Ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat dan ketahanan sosial nasional. Langkah tegas Polri menunjukkan komitmen dalam melindungi masyarakat dari dampak destruktif perjudian online,” ujarnya kepada wartawan, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, dampak judi online tidak hanya merusak kondisi ekonomi keluarga, tetapi juga mengancam moral masyarakat hingga masa depan generasi muda Indonesia.

Komisi III DPR RI menilai upaya pemberantasan judi online juga sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo Subianto dalam memperkuat reformasi hukum, menjaga stabilitas keamanan nasional, serta menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.

Habiburokhman menegaskan bahwa jaringan perjudian online saat ini memiliki pola operasi yang semakin kompleks karena melibatkan aliran dana besar dan berpotensi memicu tindak pidana lain seperti pencucian uang hingga penipuan digital.

Karena itu, ia meminta aparat kepolisian tidak berhenti pada pengungkapan kasus semata, tetapi terus memburu aktor utama di balik bisnis ilegal tersebut.

“Kami mendorong Polri untuk terus menindak bandar, operator, hingga pihak yang memfasilitasi perjudian online tanpa pandang bulu. Penegakan hukum harus profesional, transparan, dan berkesinambungan agar memberikan efek jera,” tegasnya.

Selain itu, DPR juga meminta adanya penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mencegah Indonesia dijadikan basis operasi kejahatan digital internasional.

Pengawasan terhadap sistem keuangan, keimigrasian, hingga ruang siber nasional dinilai harus diperketat agar praktik perjudian online tidak semakin berkembang di Indonesia.

Kasus penggerebekan markas judi online di Hayam Wuruk sendiri menjadi perhatian publik karena melibatkan ratusan warga asing dan diduga memiliki jaringan internasional yang terhubung dengan berbagai negara.

Pengungkapan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa aparat penegak hukum mulai serius membidik jaringan judi online besar yang selama ini beroperasi secara tersembunyi di Indonesia

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *