PALUTA, BONARINEWS — Pemberantasan narkotika tidak cukup mengandalkan penindakan. Pencegahan dan kerja sama lintas lembaga menjadi bagian penting untuk memutus mata rantai penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.
Semangat itu mengemuka dalam audiensi Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tapanuli Selatan dengan Polres Padang Lawas Utara pada Rabu, 12 Agustus 2026. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Kapolres Padang Lawas Utara sejak pukul 10.10 WIB.
Kapolres Padang Lawas Utara AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., menerima langsung kunjungan tersebut. Ia didampingi Kasat Narkoba IPTU Irwan H. Sarumpaet, S.H.
Dari BNNK Tapanuli Selatan hadir Kepala BNNK Basten Simamora, S.H., M.H., Kasubbag Umum James Richard Sidabutar, S.Farm., Katim Cegah Sitti Syarifah Lubis, S.K.M., serta sejumlah personel.
Audiensi tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Kedua institusi membahas penguatan kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Padang Lawas Utara.
Kepala BNNK Tapanuli Selatan menyampaikan pentingnya membangun koordinasi yang lebih erat dengan kepolisian. Upaya pencegahan, kata dia, perlu dilakukan secara humanis dan preventif serta berjalan searah dengan program pemerintah untuk menciptakan masyarakat yang sehat, aman, dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika.
Kapolres Padang Lawas Utara menyambut baik langkah tersebut. Menurut Dhery, ancaman narkotika membutuhkan respons bersama, bukan kerja satu institusi.
“Sinergitas dan kolaborasi antarlembaga sangat penting dalam menghadapi ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Polres Padang Lawas Utara siap mendukung dan bekerja sama dengan BNNK dalam upaya menciptakan wilayah yang aman dan bersih dari narkoba,” ujar Dhery.
Kerja sama antara kepolisian dan BNNK diharapkan tidak berhenti pada koordinasi administratif. Pencegahan di tengah masyarakat, edukasi, deteksi dini, hingga penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika menjadi mata rantai yang perlu diperkuat secara bersamaan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan kekeluargaan. Seluruh rangkaian audiensi berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.
Penulis: Tohong Harahap