MEDAN, BONARINEWS – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memastikan ketersediaan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumatera Utara Yusfahri Perangin Angin dalam konferensi pers di Medan pada Rabu 20 Mei 2026. Ia menyebutkan bahwa stok hewan kurban di Sumut mencapai sekitar 748.000 ekor, jauh melebihi kebutuhan masyarakat yang diperkirakan berada pada kisaran 2.500 hingga 5.000 ekor untuk kebutuhan kurban tertentu di berbagai daerah.
Menurutnya, Sumatera Utara tidak hanya mampu mencukupi kebutuhan lokal, tetapi juga menjadi salah satu daerah pemasok hewan kurban ke provinsi lain seperti Sumatera Barat dan Riau.
Pada Iduladha tahun ini, pemerintah juga menyalurkan bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia sebanyak 34 ekor sapi untuk Sumatera Utara. Sebanyak 33 ekor disalurkan ke kabupaten dan kota, sementara satu ekor lainnya diperuntukkan bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Yusfahri menjelaskan bahwa sapi-sapi bantuan tersebut memiliki bobot besar, berkisar antara 800 kilogram hingga 1 ton, dan seluruhnya berasal dari peternak lokal di Sumatera Utara.
Ia juga menyampaikan bahwa peternak di berbagai daerah telah meningkatkan kapasitas produksi sapi kurban dalam dua tahun terakhir, meskipun distribusi antarwilayah masih dilakukan melalui sistem subsidi silang untuk memastikan pemerataan pasokan.
Beberapa daerah seperti Nias, Tapanuli, dan Sibolga masih disuplai dari wilayah sentra peternakan seperti Simalungun, Langkat, dan Binjai.
Selain memastikan ketersediaan, Pemprov Sumut juga memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Hewan yang akan disembelih wajib memenuhi standar kesehatan, tidak cacat, bebas penyakit, serta memenuhi ketentuan usia minimal.
Pemerintah juga mendorong pelaksanaan penyembelihan hewan kurban dilakukan sesuai kaidah kesehatan dan syariat, termasuk melalui Rumah Potong Hewan yang telah bersertifikat.
Namun demikian, karena tradisi masyarakat yang masih kuat melaksanakan penyembelihan di masjid dan lapangan terbuka, dinas terkait tetap melakukan sosialisasi dan pengawasan di seluruh daerah.
Pemprov Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Iduladha berjalan aman, sehat, dan sesuai standar higienis serta ketentuan halal.
Penulis: Dedy Hu