Medan, BONARINEWS– Universitas Negeri Medan resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT 2026. Sebanyak 6.023 peserta dinyatakan lolos menjadi calon mahasiswa baru Unimed dari total 25.898 peserta yang mengikuti UTBK-SNBT tahun ini.
Pengumuman hasil seleksi diumumkan panitia pusat pada Senin sore, 25 Mei 2026. Para peserta dapat mengecek hasil kelulusan melalui laman resmi SNPMB maupun laman mirror milik Unimed.
Rektor Universitas Negeri Medan, Prof. Baharuddin, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil lolos seleksi dan akan melanjutkan pendidikan di Unimed.
Ia mengatakan seluruh pimpinan dan sivitas akademika Unimed menyambut bangga kehadiran mahasiswa baru yang akan menjadi bagian dari keluarga besar kampus tersebut.
Rektor juga mengingatkan bahwa status kelulusan baru dinyatakan sah setelah calon mahasiswa menyelesaikan seluruh proses registrasi, verifikasi data, daftar ulang, hingga pembayaran Uang Kuliah Tunggal atau UKT sesuai jadwal yang ditentukan.
Karena itu, para peserta yang dinyatakan lulus diminta aktif memantau informasi resmi melalui website dan media sosial Unimed agar tidak tertinggal tahapan penting registrasi.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT, Unimed mengimbau agar tidak berkecil hati karena masih tersedia kesempatan melalui jalur Seleksi Mandiri.
Pendaftaran Seleksi Mandiri Unimed disebut akan segera dibuka sehingga peserta diharapkan segera mempersiapkan diri dan melakukan pendaftaran.
Tingginya minat masyarakat terhadap Unimed pada SNBT 2026 terlihat dari jumlah peminat di sejumlah program studi favorit. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar atau PGSD menjadi jurusan paling diminati dengan 1.954 peminat.
Posisi berikutnya ditempati Program Studi Manajemen dengan 1.939 peminat. Selain itu, jurusan Teknik Mesin D3, Gizi, Akuntansi, Manajemen Konstruksi D4, Ilmu Komputer, Kedokteran, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia hingga Bimbingan dan Konseling juga masuk daftar favorit calon mahasiswa.
Dari sisi persaingan, Program Studi Kedokteran menjadi jurusan dengan tingkat keketatan tertinggi di Unimed dengan persentase hanya 2,56 persen.
Tingkat persaingan ketat juga terjadi pada jurusan Teknik Mesin D3, Manajemen, Hukum Bisnis, Akuntansi, Gizi, Manajemen Konstruksi D4, Ilmu Komputer, Bisnis Digital dan Teknik Lingkungan.
Tingginya angka peminat dan ketatnya persaingan menunjukkan Unimed masih menjadi salah satu perguruan tinggi favorit bagi calon mahasiswa di Sumatera Utara dan Indonesia.
Penulis: Dedy Hu