Seminar “Guru di Atas Garis” di Deli Serdang Bikin Guru SLB Termotivasi Layani Anak Berkebutuhan Khusus

Bagikan Artikel

DELI Serdang, BONARINEWS – SLB ABC Melati Aisyiyah menggelar seminar motivasi bertajuk Guru di Atas Garis dan Growth Mindset di Aula SLB ABC Melati Aisyiyah, Deli Serdang, Selasa 26 Mei 2026.

Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus sekaligus membangun semangat para guru agar terus berkembang dan lebih inspiratif dalam mendidik.

Seminar berlangsung hangat dan penuh antusias dengan menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Kepala SLB E Negeri Pembina Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Mardi Panjaitan, serta Dr. Fitriani Lubis.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Aisyiyah, dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an sebelum resmi dibuka Kepala SLB ABC Melati Aisyiyah, Nurbaya.

Dalam sambutannya, Nurbaya menyampaikan apresiasi atas kehadiran para peserta, termasuk guru dari SLB A Yapentra yang turut mengikuti seminar tersebut.

Ia berharap kegiatan itu mampu menjadi penyemangat baru bagi para guru dalam memberikan pelayanan terbaik kepada anak-anak berkebutuhan khusus.

“Semoga seminar ini menjadi energi baru bagi seluruh guru untuk terus tumbuh, belajar, dan memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak istimewa,” ujarnya.

Nurbaya juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah berbagi ilmu dan motivasi kepada seluruh peserta seminar.

Dalam sesi materinya, Mardi Panjaitan menjelaskan konsep guru di bawah garis, guru di garis, dan guru di atas garis. Dengan penyampaian yang interaktif dan penuh semangat, ia berhasil membangun motivasi peserta selama lebih dari dua jam.

Menurut Mardi, menjadi guru SLB bukan sekadar pekerjaan, tetapi panggilan mulia untuk membantu dan memberi manfaat bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Ia menegaskan guru memiliki peran besar dalam membentuk masa depan anak-anak istimewa melalui pendidikan yang penuh kasih dan kepedulian.

Sementara itu, Dr. Fitriani Lubis mengajak para guru membangun growth mindset atau pola pikir berkembang agar mampu menghadapi perubahan dan terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Menurutnya, guru perlu memiliki pola pikir positif, adaptif, dan terbuka terhadap perkembangan zaman demi menciptakan layanan pendidikan yang lebih baik.

Melalui seminar ini, SLB ABC Melati Aisyiyah berharap para guru semakin termotivasi menjadi pendidik profesional, inspiratif, dan mampu menghadirkan pendidikan yang humanis bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

Penulis: Lindung Silaban

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *