Medan, BONARINEWS.com – Kebanggaan besar menyelimuti keluarga SLB-E Negeri Pembina Tingkat Provinsi setelah para siswanya sukses menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2026 tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Dalam kompetisi seni dan sastra pelajar berkebutuhan khusus yang berlangsung meriah pekan ini, para siswa SLB-E Negeri Pembina berhasil membawa pulang kemenangan di tiga cabang lomba sekaligus. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya, berprestasi, dan bersinar di panggung seni.
Salah satu prestasi paling membanggakan datang dari Asyifa Fadiya yang berhasil meraih Juara I cabang lomba melukis. Karya yang ditampilkan Asyifa dinilai mampu memukau dewan juri melalui perpaduan warna, imajinasi, dan pesan yang kuat dalam setiap goresannya.
Atas pencapaian tersebut, Asyifa dipastikan akan mewakili Sumatera Utara pada ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2026 tingkat nasional.
Prestasi membanggakan lainnya juga datang dari duet Anggun Salsabila dan Salsabila Azzahra yang sukses meraih Juara II cabang lomba menari.
Penampilan keduanya dinilai memikat berkat gerakan yang kompak, penuh penghayatan, dan menunjukkan hasil latihan yang disiplin. Harmonisasi gerakan yang ditampilkan mampu menghadirkan pertunjukan yang menyentuh sekaligus memukau penonton.
Sementara itu, Irgi Pratama berhasil meraih Juara III cabang lomba pantomim. Dengan ekspresi wajah dan gerakan tubuh yang kuat, Irgi sukses menghadirkan cerita tanpa kata yang mampu menghibur sekaligus menyentuh emosi para penonton.
Prestasi yang diraih para siswa tersebut menjadi motivasi besar bagi dunia pendidikan inklusif di Sumatera Utara. Keberhasilan mereka tidak hanya membawa nama baik sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa disabilitas lainnya untuk terus percaya diri mengembangkan bakat dan potensi yang dimiliki.
Pihak sekolah berharap capaian ini dapat memacu semangat para siswa untuk terus berkarya dan berani bermimpi lebih besar di masa depan.
Ajang Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional 2026 sendiri merupakan wadah pengembangan kreativitas dan ekspresi seni bagi pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Indonesia, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Kompetisi ini menjadi ruang penting untuk menunjukkan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi dan menginspirasi banyak orang lewat karya-karyanya.
Penulis: Raisya Azwina Meidy