MEDAN, BONARINEWS – Senyum bahagia kembali terlihat di wajah ratusan siswa SD Negeri 066654 Medan Helvetia setelah sekolah mereka menerima bantuan 100 unit meja dan kursi baru dari yayasan kemanusiaan asal Korea Selatan, WeLoveU Foundation.
Sekolah yang sempat lumpuh akibat banjir besar setinggi hampir tiga meter pada akhir tahun lalu itu kini perlahan bangkit dan kembali menghadirkan suasana belajar yang nyaman bagi para siswa.
Penyerahan bantuan berlangsung di SDN 066654 yang berada di Jalan Klambir V Gang Ksatria, Senin (25/5/2026), dan dihadiri langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Kehadiran orang nomor satu di Kota Medan itu langsung disambut antusias para siswa dan guru. Suasana hangat semakin terasa saat Rico Waas menyapa perwakilan WeLoveU Foundation, Mr Park Won Yong, dengan ucapan khas Korea Selatan, “Annyeonghaseyo”.
“Atas nama Pemko Medan dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada WeLoveU Foundation atas perhatian luar biasa terhadap dunia pendidikan, khususnya untuk SD Negeri 066654,” ujar Rico Waas.
Menurutnya, bantuan meja dan kursi tersebut bukan hanya sekadar fasilitas belajar biasa, melainkan bentuk investasi besar untuk masa depan anak-anak Kota Medan.
“Dari meja dan kursi inilah nantinya lahir ide, karya, dan prestasi anak-anak Medan,” kata Rico optimistis.
Tak hanya memberikan sambutan, Rico Waas juga membuat suasana semakin hidup dengan mengajak para siswa berinteraksi langsung. Tiga siswa yakni Goklas, Hanifah, dan Falwin maju ke depan untuk menjawab pertanyaan seputar Pancasila dan pengetahuan umum.
Aksi spontan itu langsung mengundang tawa dan semangat para siswa yang hadir.
Di hadapan para guru dan kepala sekolah, Rico juga menyampaikan apresiasi mendalam atas perjuangan tenaga pendidik yang tetap bertahan mengajar di tengah kondisi sulit pasca-banjir.
“Di tangan Bapak dan Ibu guru, kami menitipkan anak-anak kami,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan WeLoveU Foundation, Park Won Yong, mengatakan pihaknya bersyukur dapat ikut membantu pemulihan fasilitas belajar di Kota Medan.
“Kami berharap bantuan ini bisa menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan meraih cita-cita,” katanya.
Di balik suasana bahagia hari ini, tersimpan cerita pilu yang masih diingat pihak sekolah. Kepala SDN 066654, Kartini Tambunan, mengenang banjir hidrometeorologi pada 27 November 2025 yang menenggelamkan sekolah hingga hampir tiga meter.
Menurutnya, hampir seluruh fasilitas sekolah rusak akibat terendam banjir dan lumpur tebal.
“Tidak ada yang bisa diselamatkan. Banyak meja dan kursi rusak dan berjamur sehingga anak-anak sulit belajar nyaman,” ungkap Kartini dengan haru.
Akibat bencana tersebut, aktivitas belajar sempat lumpuh total dan 538 siswa harus menjalani pembelajaran daring dari rumah.
Kartini juga mengapresiasi gerak cepat Pemko Medan di bawah kepemimpinan Rico Waas yang langsung menerjunkan ratusan personel untuk membersihkan lumpur di lingkungan sekolah.
Kini, bantuan 100 unit meja dan kursi baru membuat tiga ruang kelas kembali layak digunakan. Pihak sekolah berharap bantuan tersebut menjadi awal kebangkitan penuh SDN 066654 pasca diterjang banjir besar.
Penulis: Dedy Hu