Deli Serdang, BONARINEWS.com — Personel Polsek Biru-Biru Polresta Deli Serdang mengamankan puluhan pelajar tingkat SMA/SMK yang terlibat aksi konvoi dan berkendara ugal-ugalan di jalur utama Delitua–Biru-Biru, Rabu (22/4/2026) siang. Polisi juga menyita satu senjata tajam jenis samurai dan dua helai bendera yang dibawa rombongan tersebut.
Aksi para pelajar itu dinilai mengganggu ketertiban umum serta membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Kapolsek Biru-Biru IPTU Indra Kristian Tamba menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 13.00 WIB ketika rombongan pelajar yang baru selesai kegiatan sekolah melintas secara berkelompok sambil melakukan konvoi di jalan raya.
Selain menggunakan badan jalan secara tidak tertib, sebagian pelajar disebut melakukan aksi berbahaya saat berkendara.
“Dalam perjalanan, salah satu sepeda motor rombongan menyenggol kendaraan angkutan umum yang datang dari arah berlawanan. Kejadian tersebut memicu ketegangan di lapangan,” ujar Kapolsek.
Akibat insiden itu, pengemudi angkutan umum sempat mengejar rombongan pelajar dan berhasil menghentikan sebagian dari mereka di depan Makoramil setempat. Sementara sejumlah pelajar lainnya melarikan diri ke arah perladangan warga.
Mendapat laporan masyarakat, personel piket Polsek Biru-Biru langsung turun ke lokasi dan melakukan pengamanan. Sebanyak 49 pelajar berhasil diamankan bersama 20 unit sepeda motor.
Selain itu, petugas juga menemukan barang bukti berupa satu senjata tajam jenis samurai dan dua helai bendera yang dibawa kelompok pelajar tersebut.
Dalam kejadian itu, beberapa warga dilaporkan mengalami kerugian materiil dan luka-luka, termasuk kerusakan kendaraan angkutan umum serta cedera pada sejumlah korban.
Polisi kemudian bergerak cepat melakukan mediasi antara pihak pelajar dengan masyarakat yang terdampak. Pada malam harinya, seluruh persoalan berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kerugian yang dialami korban telah diselesaikan dan diganti oleh orang tua pelajar. Kami juga mengumpulkan seluruh siswa dan orang tua untuk diberikan pembinaan langsung bersama unsur Forkopimcam,” kata IPTU Indra Kristian Tamba.
Kegiatan pembinaan berlangsung di aula kantor kecamatan hingga pukul 23.00 WIB dalam keadaan tertib dan kondusif. Setelah itu, para orang tua membawa pulang anak masing-masing.
Hingga kini, situasi di wilayah hukum Polsek Biru-Biru dilaporkan aman dan terkendali. Kendaraan yang diamankan dapat diambil pemiliknya dengan menunjukkan dokumen resmi.
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana melalui Kapolsek Biru-Biru menegaskan pihaknya akan terus melakukan langkah preventif dan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak melakukan konvoi atau aksi yang membahayakan. Peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam melakukan pengawasan,” tutupnya.
Penulis: Dedy Hu