Sering Diabaikan, Oli Gardan Motor Matic Wajib Diganti Setiap 8.000 Km, Jika Tidak Risikonya Mahal

Bagikan Artikel

BOGOR, BONARINEWS – Banyak pemilik motor matik rajin mengganti oli mesin, tetapi lupa melakukan perawatan pada oli gardan. Padahal, komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga kinerja sistem transmisi agar tetap halus dan awet.

Tim teknisi resmi dari Honda Indonesia mengingatkan, oli gardan berfungsi melumasi dan melindungi gigi rasio di dalam sistem transmisi motor matik dari panas serta gesekan selama kendaraan digunakan.

Menurut para teknisi, oli gardan yang terlalu lama digunakan akan mengalami penurunan kualitas. Warna oli bisa berubah menjadi hitam pekat, kekentalannya berkurang, dan kemampuannya melindungi komponen transmisi menjadi tidak optimal.

β€œOli gardan yang sudah terkontaminasi debu atau air dapat berubah menjadi material abrasif yang mengikis permukaan gigi rasio,” demikian dijelaskan dalam edukasi perawatan kendaraan yang dipublikasikan pada Mei 2026.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan gesekan antar komponen meningkat sehingga mempercepat keausan pada gigi rasio dan bagian transmisi lainnya. Jika dibiarkan, kerusakan yang terjadi berpotensi menimbulkan biaya perbaikan yang jauh lebih mahal dibandingkan biaya penggantian oli gardan secara rutin.

Para ahli menyarankan penggantian oli gardan dilakukan setiap dua kali penggantian oli mesin atau sekitar setiap 8.000 hingga 10.000 kilometer. Namun, interval tersebut dapat menyesuaikan kondisi penggunaan kendaraan sehari-hari.

Motor yang sering digunakan untuk perjalanan jauh, membawa beban berat, atau melintasi jalan yang tergenang air disarankan mendapatkan perhatian lebih terhadap kondisi oli gardan.

Selain rutin mengganti oli gardan, pemilik motor matik juga dianjurkan melakukan servis berkala dan pemeriksaan sistem CVT. Langkah ini penting untuk memastikan seluruh komponen transmisi bekerja optimal dan menghindari kerusakan yang tidak terdeteksi sejak dini.

Perawatan sederhana tersebut dapat membantu menjaga performa motor tetap halus, meningkatkan kenyamanan berkendara, serta memperpanjang usia pakai komponen transmisi.

Penulis: Dedy Hu


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *