Samosir, BONARINEWS.com – Langkah Pemerintah Kabupaten Samosir dalam mendukung ketahanan pangan tak berhenti di meja rapat. Di tengah hamparan lahan pertanian di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, kepala daerah turun langsung ke ladang, menanam bibit bawang putih bersama petani.
Momen itu bukan sekadar seremoni. Di lokasi, pemerintah membaur dengan Kelompok Tani Santo Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama, dua kelompok penerima bantuan dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Dialog berlangsung terbuka, menyentuh persoalan riil petani hingga harapan peningkatan produksi.
Sebanyak 16 ton bibit bawang putih digelontorkan untuk ditanam di lahan seluas 20 hektare. Program ini menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto melalui konsep Asta Cita.
Bagi Samosir, bantuan ini bukan sekadar proyek pertanian biasa. Pemerintah daerah melihatnya sebagai pintu masuk untuk menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu sentra bawang putih di Sumatera Utara, bahkan nasional.
Optimisme itu bukan tanpa alasan. Setelah komunikasi intensif dengan pemerintah pusat, Samosir dinilai memiliki potensi unggul untuk pengembangan komoditas tersebut. Respons pusat pun terbilang cepat, mulai dari pengiriman bibit hingga bantuan alat pertanian seperti traktor.
Tak hanya itu, program ini juga melibatkan pendampingan teknis dan dukungan riset dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, menandakan pendekatan yang lebih terintegrasi antara kebijakan, teknologi, dan praktik lapangan.
Di tengah tantangan sektor pertanian yang kerap dihadapkan pada keterbatasan akses dan produktivitas, pendekatan langsung ke petani menjadi sinyal perubahan. Pemerintah daerah mencoba memastikan bahwa kebijakan tidak berhenti sebagai dokumen, melainkan benar-benar hadir di lahan yang digarap petani.
Jika konsisten dijalankan, langkah ini bisa menjadi model bagaimana sinergi pusat dan daerah bekerja, bukan hanya untuk mengejar target produksi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani sebagai aktor utama di sektor pangan.
Penulis: Dedy Hu