GUNUNGSITOLI, BONARINEWS — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Majelis Perwakilan Mahasiswa (MAPERWA) Fakultas Ekonomi Universitas Nias kini memiliki susunan kepengurusan. Kehadiran kedua lembaga ini diharapkan memperkuat partisipasi mahasiswa sekaligus menjadi wadah penyaluran aspirasi dan pengembangan kepemimpinan di lingkungan kampus.
Dalam susunan BEM Fakultas Ekonomi Universitas Nias, Natanael Zega dipercaya sebagai ketua, didampingi Naomi Harefa sebagai wakil ketua. Jabatan sekretaris diemban Qaulan Sadida Telaumbanua, wakil sekretaris Lestin Laoli, dan bendahara Hellen Nescaril Telaumbanua.
BEM memiliki delapan departemen yang mencakup bidang kaderisasi dan organisasi, sarana dan prasarana, hubungan masyarakat, sosial dan budaya, kerohanian dan keagamaan, minat dan bakat, pemberdayaan perempuan, komunikasi dan informasi, serta seni dan ekonomi kreatif.
Pembagian bidang tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan program kemahasiswaan, pengembangan potensi mahasiswa, serta kegiatan sosial dan kreatif di lingkungan Fakultas Ekonomi.
Sementara itu, MAPERWA dipimpin Yeremia Harefa sebagai ketua dan Yosef Kasihan Putra Lase sebagai wakil ketua. Jun Perdamaian Gea menjabat sekretaris, Yulfiani Zai sebagai wakil sekretaris, dan Mei Hati Kristina Zebua sebagai bendahara.
Untuk menjalankan fungsi representasi dan pengawasan, MAPERWA memiliki lima komisi, yakni bidang legislasi dan hukum, pengawasan, advokasi dan aspirasi, kajian strategis dan kelembagaan, serta media informasi dan komunikasi.
Pembagian fungsi tersebut menempatkan MAPERWA sebagai lembaga yang diharapkan mengawal pelaksanaan organisasi kemahasiswaan, menampung aspirasi mahasiswa, serta mendorong tata kelola organisasi yang transparan dan bertanggung jawab.
Keberadaan BEM dan MAPERWA juga diharapkan tidak berhenti pada pembentukan struktur kepengurusan. Keduanya memiliki peran penting dalam memastikan aspirasi mahasiswa dapat disampaikan dan ditindaklanjuti melalui program yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
Sinergi kedua lembaga menjadi salah satu faktor penting dalam membangun kehidupan kampus yang demokratis, produktif, dan inklusif. BEM dapat menggerakkan program dan kegiatan mahasiswa, sedangkan MAPERWA menjalankan fungsi representasi, legislasi, serta pengawasan sesuai kewenangannya.
Melalui kepengurusan ini, para pengurus diharapkan menjalankan amanah dengan integritas, komitmen, dan semangat kolaborasi. Organisasi kemahasiswaan juga menjadi ruang pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, berpikir kritis, dan membangun solidaritas sebagai bekal berkontribusi di tengah masyarakat.
Penulis: Alfa Christofer