Begal dan Curanmor Marak di Medan, Robi Barus Desak Polisi Perkuat Patroli dan Bentuk Tim Khusus

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS – Maraknya aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah wilayah Kota Medan mendapat perhatian dari Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus.

Ia meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli serta memperkuat langkah penindakan terhadap pelaku kejahatan jalanan yang membuat masyarakat resah.

Robi menyampaikan keprihatinannya menyusul sejumlah kasus begal yang kembali terjadi, salah satunya menimpa warga bernama Pariada Situmorang di kawasan fly over Brayan, Minggu (7/6/2026).

Dalam kejadian tersebut, korban dibegal enam orang yang mengendarai dua sepeda motor dan membawa senjata tajam.

Menurut Robi, aksi begal, curanmor, dan kejahatan jalanan tidak boleh dibiarkan berulang karena menyangkut rasa aman masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kita tidak mau begal, curanmor, dan kejahatan jalanan ini terus terjadi. Semua pihak harus bergerak bersama untuk mengatasi persoalan ini,” ujar Robi.

Ia mendorong kepolisian mengambil langkah lebih agresif dengan membentuk tim khusus seperti Tim Pemburu Begal yang dapat merespons laporan masyarakat secara cepat.

Robi juga mengapresiasi langkah kepolisian yang selama ini terus melakukan pengejaran terhadap pelaku begal dan jaringan curanmor di Kota Medan.

“Saya percaya kepolisian sebenarnya sudah banyak mengantongi informasi, termasuk lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpul para pelaku. Dengan dukungan bukti CCTV, kami mendorong agar pengejaran terus dilakukan,” katanya.

Menurutnya, kondisi ekonomi yang sulit saat ini membuat keamanan menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama mereka yang bekerja dan mencari nafkah di luar rumah.

“Masyarakat harus mendapatkan rasa aman dalam mencari rezeki dan menjalankan aktivitas sehari-hari,” jelasnya.

Selain meminta penguatan keamanan, Robi juga menyoroti fenomena pelaku kejahatan jalanan yang masih berusia muda, bahkan melibatkan kalangan pelajar.

Ia mengingatkan orang tua dan pihak sekolah agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari.

“Jika sudah malam, sebaiknya anak-anak tetap berada di rumah. Jangan melakukan kegiatan di jalanan yang berpotensi menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *