Yogyakarta, BONARINEWS – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali membuktikan diri sebagai salah satu perguruan tinggi negeri paling diminati di Indonesia. Pada Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026, jumlah pendaftar yang memilih berbagai program studi di UGM mencapai 84.637 orang.
Tingginya angka peminat tersebut menunjukkan bahwa UGM masih menjadi tujuan utama calon mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. Dr. Wening Udasmoro, mengatakan besarnya jumlah pendaftar mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang dimiliki UGM.
“Minat calon mahasiswa untuk melanjutkan studi di UGM masih sangat tinggi. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kualitas pendidikan, layanan akademik, dan akses pendidikan yang inklusif,” ujar Wening.
Pada tahun akademik 2026/2027, UGM menyediakan total daya tampung sebanyak 9.403 mahasiswa baru untuk program reguler. Selain itu, tersedia pula kuota sebanyak 1.301 mahasiswa untuk International Undergraduate Program (IUP).
Penerimaan mahasiswa baru dilakukan melalui tiga jalur utama, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri.
Khusus jalur SNBT 2026, UGM hanya menerima 2.857 calon mahasiswa. Hal ini membuat tingkat persaingan masuk kampus yang berlokasi di Yogyakarta tersebut semakin ketat.
Dari data yang dirilis UGM, Sekolah Vokasi menjadi unit akademik dengan jumlah peminat tertinggi, yakni mencapai 21.730 pendaftar. Posisi berikutnya ditempati Fakultas Teknik dengan 10.702 peminat dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) yang diminati oleh 5.463 peserta.
Menurut Wening, data tersebut menunjukkan dinamika minat calon mahasiswa yang terus berkembang dan beragam dari tahun ke tahun.
Bagi peserta yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBT, UGM masih membuka kesempatan melalui Seleksi Mandiri. Jalur ini menjadi alternatif bagi calon mahasiswa yang ingin tetap melanjutkan perjuangan masuk ke salah satu kampus terbaik di Indonesia tersebut.
UGM menyediakan kuota sekitar 40 persen dari total daya tampung mahasiswa baru untuk jalur Seleksi Mandiri. Dengan demikian, sekitar 3.729 calon mahasiswa akan diterima melalui jalur tersebut.
Di sisi lain, pihak kampus mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan UGM. Wening menegaskan bahwa tidak ada pihak yang dapat menjamin kelulusan seseorang masuk UGM dengan imbalan sejumlah uang.
Ia mengimbau seluruh calon mahasiswa dan orang tua untuk hanya mengakses informasi resmi penerimaan mahasiswa baru melalui kanal resmi UGM.
“Saya menghimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan UGM dan menawarkan jaminan diterima kuliah melalui jalur tertentu,” tegasnya.
Dengan puluhan ribu pendaftar setiap tahun, UGM terus mempertahankan reputasinya sebagai salah satu kampus favorit nasional yang menjadi incaran calon mahasiswa dari seluruh Indonesia.(Redaksi)