Tragedi Laut Jawa: KMP Virgo Transport 8 Terbalik, Ratusan Penumpang Berjuang di Tengah Gelombang 2,5 Meter

Bagikan Artikel

BANJARMASIN, BONARINEWS — Laut Jawa kembali menjadi saksi tragedi pelayaran. KMP Virgo Transport 8 terbalik dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin pada Minggu (13/9/2026). Sedikitnya enam orang meninggal dunia, sementara puluhan hingga ratusan penumpang lainnya masih dalam pencarian.

Kapal dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah mengalami kemiringan di perairan sekitar Masalembo. Dalam kondisi laut yang gelap dan gelombang mencapai 2,5 meter, penumpang yang berhasil menyelamatkan diri harus bertahan di laut dengan menggunakan pelampung.

Operasi pencarian dan pertolongan kemudian digelar. Namun, tingginya gelombang menjadi salah satu kendala bagi tim SAR dalam melakukan evakuasi dan menyisir wilayah perairan.

Data korban yang dihimpun sepanjang Minggu masih mengalami pembaruan. Basarnas sebelumnya melaporkan 103 orang telah dievakuasi, terdiri atas 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara itu, data lain yang disampaikan pemerintah menyebut 107 orang telah dievakuasi dalam keadaan selamat dan enam meninggal.

Perbedaan data tersebut masih dalam proses pendataan dan verifikasi. Pemerintah terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan KMP Virgo Transport 8 ditemukan dalam kondisi terbalik. Namun, kapal tersebut belum sepenuhnya tenggelam sehingga sebagian badan kapal masih terlihat di permukaan.

Kondisi itu menjadi perhatian tim SAR. Selain menyisir permukaan laut, petugas juga mempertimbangkan kemungkinan masih adanya korban yang berada di dalam bagian kapal yang belum tenggelam.

KMP Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) menuju Banjarmasin. Kapal kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 WITA pada Minggu setelah dilaporkan mengalami kemiringan di perairan Masalembo.

Kapal tersebut membawa ratusan orang dalam pelayaran itu. Proses pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan mengerahkan kapal dan unsur pendukung lainnya, termasuk pencarian dari udara.

Sejumlah korban yang berhasil dievakuasi kemudian mendapatkan penanganan medis. Tim kesehatan disiagakan untuk menangani berbagai kondisi yang dialami korban setelah bertahan di laut.

Di tengah operasi yang masih berlangsung, perhatian juga tertuju pada kejelasan data manifes, kondisi kapal, serta penyebab kecelakaan. Faktor cuaca, teknis kapal, maupun kemungkinan faktor lain masih perlu ditelusuri melalui penyelidikan resmi.

Tragedi KMP Virgo Transport 8 sekaligus kembali menempatkan aspek keselamatan pelayaran dalam sorotan. Kejelasan informasi mengenai jumlah penumpang, korban yang telah ditemukan, serta mereka yang masih dicari menjadi bagian penting dari proses penanganan bencana.

Hingga Minggu malam, operasi SAR masih berlangsung. Tim gabungan terus menyisir perairan Laut Jawa dengan harapan menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.

Penulis: Dedy Hutajulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *