Sofyan Tan Langsung Telepon Menteri, SD Muhammadiyah 09 Medan Berpeluang Dapat Revitalisasi Setelah 30 Tahun

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS – Harapan besar akhirnya muncul bagi SD Muhammadiyah 09 Medan yang selama puluhan tahun menanti perbaikan fasilitas sekolah. Momen mengejutkan terjadi ketika Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, turun langsung meninjau kondisi sekolah dan segera menghubungi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti untuk menyampaikan kebutuhan revitalisasi bangunan yang sudah termakan usia.

Kunjungan Sofyan Tan pada Rabu, 24 Juni 2026, disambut hangat oleh jajaran sekolah dan pengurus Muhammadiyah. Kehadirannya menjadi kabar menggembirakan bagi pihak sekolah yang selama ini berharap mendapat perhatian terhadap kondisi ruang belajar yang semakin membutuhkan perbaikan.

Kepala SD Muhammadiyah 09 Medan, Rini Rahmayani, mengaku kunjungan tersebut menjadi momen yang telah lama dinantikan. Menurutnya, kehadiran Sofyan Tan membawa harapan baru bagi masa depan sekolah dan para siswa.

Saat meninjau lingkungan sekolah, Sofyan Tan menemukan sejumlah ruang kelas yang kondisinya cukup memprihatinkan. Beberapa bangunan yang digunakan untuk proses belajar mengajar diketahui telah berusia lebih dari tiga dekade. Sejumlah lantai berbahan kayu mulai lapuk, sementara bagian plafon di beberapa ruang kelas juga terlihat mengalami penurunan kualitas.

Melihat kondisi tersebut, Sofyan Tan langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti. Percakapan itu dilakukan di hadapan kepala sekolah, guru, dan pengurus Muhammadiyah sebagai bentuk keseriusan memperjuangkan kebutuhan revitalisasi sekolah.

Respons positif pun datang dari pemerintah pusat. Menteri Abdul Mu’ti meminta pihak sekolah segera mengajukan proposal revitalisasi agar dapat dipertimbangkan masuk dalam program rehabilitasi sekolah yang menjadi prioritas pemerintah.

Bagi pihak sekolah, sinyal positif tersebut menjadi angin segar setelah bertahun-tahun berupaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Mereka berharap perbaikan segera terealisasi sehingga siswa dapat belajar dalam lingkungan yang lebih aman dan nyaman.

Dalam kesempatan itu, Sofyan Tan juga menegaskan pentingnya pendidikan sebagai kunci utama memutus rantai kemiskinan dan berbagai persoalan sosial. Menurutnya, kualitas pendidikan yang baik akan membuka peluang kerja lebih luas dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ia menilai pembangunan pendidikan harus menjadi prioritas karena berdampak langsung terhadap masa depan masyarakat. Dengan pendidikan yang berkualitas, peluang investasi dan pembukaan lapangan kerja juga akan semakin besar.

Sofyan Tan turut memberikan apresiasi kepada Muhammadiyah yang selama ini konsisten mengembangkan sektor pendidikan dan kesehatan. Ia menyebut peran Muhammadiyah sangat penting dalam membantu mencerdaskan kehidupan bangsa dan meningkatkan kualitas masyarakat.

Di hadapan para guru dan siswa, Sofyan Tan juga membagikan kisah perjuangannya dari keluarga sederhana hingga berhasil menjadi dokter dan anggota DPR RI. Pengalaman hidup tersebut menjadi motivasi bagi para siswa agar tidak menyerah pada keterbatasan ekonomi dalam mengejar pendidikan.

Komitmen Sofyan Tan terhadap dunia pendidikan juga terlihat melalui dukungannya terhadap Program Indonesia Pintar. Pada tahun 2026, sebanyak 124 siswa SD Muhammadiyah 09 Medan menerima bantuan PIP yang membantu keberlangsungan pendidikan mereka.

Kini, perhatian yang diberikan melalui kunjungan langsung dan komunikasi dengan Menteri Pendidikan menjadi harapan baru bagi SD Muhammadiyah 09 Medan untuk segera memperoleh revitalisasi fasilitas sekolah yang telah dinantikan selama bertahun-tahun.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *