Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi untuk Pertahankan Empat Emas PON 2028

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS — Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Sumatera Utara didorong memperkuat konsolidasi organisasi dan memperluas kolaborasi lintas komunitas untuk mempertahankan prestasi empat medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Dorongan tersebut disampaikan Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, dalam pelantikan pengurus FOBI Sumatera Utara, Medan, Binjai, Tebing Tinggi, dan Deli Serdang masa bakti 2026–2030 di Kampus STBA-PIA, Medan, Minggu (1/11/2026).

Dalam pelantikan itu, Peter Suhendra kembali dipercaya memimpin FOBI Sumut untuk periode kedua.

Sofyan Tan menilai, pencapaian empat medali emas pada PON sebelumnya menunjukkan bahwa pembinaan olahraga barongsai dapat berkembang melalui kerja sama berbagai elemen masyarakat. Kolaborasi dengan TNI, menurut dia, juga menjadi salah satu faktor yang mendukung pembinaan atlet di Sumatera Utara.

Ia mendorong FOBI memperluas kemitraan sekaligus memperkuat struktur organisasi hingga terbentuk kepengurusan di 17 kabupaten/kota di Sumut.

Selain prestasi olahraga, Sofyan mengingatkan bahwa barongsai memiliki nilai budaya yang perlu dijaga. Tradisi yang telah berkembang di Indonesia selama lebih dari 300 tahun itu kini tumbuh menjadi cabang olahraga yang memiliki ruang kompetisi dan pembinaan atlet.

“Barongsai harus kita pertahankan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia. Perkembangannya menunjukkan bagaimana sebuah tradisi dapat tumbuh menjadi cabang olahraga yang indah dan berprestasi,” ujarnya.

Sofyan juga mengapresiasi perjuangan FOBI yang berhasil membawa barongsai menjadi cabang olahraga resmi sejak 2013. Ia berharap kepemimpinan Peter Suhendra dapat terus merangkul berbagai kalangan untuk memperkuat organisasi dan menyiapkan atlet secara terarah.

Ketua Harian Pengurus Besar FOBI, Arifin Himawan, turut mengapresiasi perkembangan barongsai di Sumatera Utara. Ia menyebut keberhasilan Sumut menjadi tuan rumah sekaligus meraih juara umum cabang olahraga barongsai pada PON sebelumnya sebagai catatan membanggakan.

Arifin juga menyampaikan penghargaan kepada tokoh masyarakat, para senior olahraga, panitia, serta unsur TNI yang turut mendukung pembinaan atlet.

Sementara itu, Peter Suhendra mengakui mempertahankan prestasi juara merupakan tantangan yang lebih berat dibandingkan meraihnya. Menurut dia, daerah lain tentu akan berupaya merebut posisi Sumatera Utara pada PON 2028.

“Meraih sesuatu itu susah, tetapi mempertahankannya jauh lebih susah. Sumatera Utara sudah menjadi juara pada 2024. Mempertahankannya pada 2028 tentu lebih berat karena semua daerah sudah mengincar Sumatera Utara,” kata Peter.

Meski demikian, ia optimistis target tersebut dapat diperjuangkan melalui persatuan berbagai elemen masyarakat, sekolah, dan militer dalam pembinaan atlet, termasuk sejak usia dini.

Pelantikan pengurus FOBI tersebut juga dimeriahkan sejumlah atraksi barongsai. Pertunjukan meliputi tabuhan genderang, penampilan 20 barongsai, serta tarian naga ultraviolet yang disaksikan para undangan.

Penulis: Dedy Hutajulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *