TAPANULI UTARA, BONARINEWS – Keseriusan Bupati Tapanuli Utara Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat atau JTP Hutabarat dalam mengembangkan pariwisata Danau Toba kembali terlihat lewat suksesnya gelaran SAFest 2026 di Kecamatan Muara dan Pulau Sibandang.
Didampingi Wakil Bupati Dr Deni Parlindungan Lumbantoruan dan Dandim 0210/TU Letkol Kav Ronald Tampubolon, Bupati JTP Hutabarat secara resmi melepas sekaligus ikut menjadi peserta Muara–Sibandang Gowes 2026 dan Open Water Swimming atau OWS Sibandang–Muara, Minggu, 28 Mei 2026.
Kegiatan spektakuler ini menjadi bagian dari puncak Sepekan Art Festival atau SAFest 2026 yang digagas Program Studi Pariwisata Budaya dan Keagamaan IAKN Tarutung bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam sambutannya, Bupati JTP Hutabarat memberikan apresiasi tinggi kepada IAKN Tarutung dan seluruh panitia yang dinilai berhasil menghadirkan event kreatif untuk mempromosikan keindahan eksotis Muara dan Pulau Sibandang hingga dikenal lebih luas di tingkat nasional.
Menurutnya, keindahan Danau Toba di kawasan Muara dan Pulau Sibandang merupakan anugerah besar yang harus dimaksimalkan sebagai kekuatan utama pariwisata daerah.
“Melalui SAFest 2026, kita membuktikan bahwa Tapanuli Utara bukan hanya kaya budaya, tetapi juga siap menjadi destinasi sport tourism nasional,” ujar JTP Hutabarat.
Ia juga mengaku bangga melihat antusiasme peserta yang datang dari berbagai daerah. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, akademisi dan masyarakat terbukti mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata.
Ajang Muara–Sibandang Gowes 2026 sendiri diikuti 104 peserta dengan lintasan menantang sepanjang 26,75 kilometer. Para peserta memulai perjalanan dari Desa Sitanggor, kemudian menyeberang dan mengelilingi Pulau Sibandang sebelum finis di Hotel Pantai Libra Muara.
Tidak kalah menarik, cabang Open Water Swimming atau renang perairan terbuka juga mencuri perhatian. Sebanyak 23 peserta dari berbagai daerah seperti Tapanuli Utara, Toba, Labuhan Batu, Pematang Siantar hingga Tangerang sukses menaklukkan lintasan sejauh 1,2 kilometer dari Pulau Sibandang menuju Muara.
Yang membuat event ini semakin spesial, terdapat dua peserta perempuan dan seorang anak berbakat berusia 7 tahun yang ikut ambil bagian dalam lomba renang tersebut.
Setelah rute utama selesai, kegiatan dilanjutkan dengan OWS Race berjarak 600 meter yang diikuti 11 peserta.
Salah satu momen paling unik dan viral dalam SAFest 2026 adalah atraksi “Ngopi di Tengah Danau Toba”. Panitia dan peserta sempat menikmati kopi khas Tapanuli Utara langsung di atas permukaan Danau Toba saat jeda lomba renang berlangsung.
Atraksi ini sukses mencuri perhatian dan dinilai menjadi daya tarik wisata baru yang ikonik untuk kawasan Danau Toba.
Sebelumnya, rangkaian SAFest 2026 juga telah dimeriahkan dengan Colour Run dan Kejuaraan Nasional Pacuan Kuda yang berlangsung meriah pada 23 hingga 24 Mei 2026.
Penulis: Dedy Hu