Pertamina EP Pangkalan Susu Sampaikan Hasil Positif Sumur Migas Hamparan Perak ke Wagub Sumut

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS — Pertamina EP Pangkalan Susu bersama SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) wilayah Sumbagut menyampaikan perkembangan positif pengeboran sumur minyak dan gas bumi (migas) di kawasan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya.

Audiensi tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Sumut pada Senin (11/5/2026).

Field Manager Pertamina EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto menjelaskan, pihaknya akan melakukan pengeboran dua sumur gas baru di wilayah Hamparan Perak.

“Pengujian di Pulau Panjang menunjukkan hasil yang baik. Jadi dilakukan pengeboran sumur baru guna mendukung pasokan gas industri di Sumut,” ujar Edwin kepada media, Senin (18/5/2026).

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagut CW Wicaksono menyampaikan wilayah Sumbagut memiliki peran strategis dengan kontribusi sekitar 30 persen terhadap total produksi migas nasional.

Menurutnya, SKK Migas juga berkomitmen membawa investasi besar ke Sumatera Utara.

“Kami berupaya membawa investasi sekitar US$300 juta ke wilayah ini. Kami sangat menghargai dukungan pemerintah daerah, karena tantangan investasi di masa depan 2025-2030 akan semakin sulit,” ungkap CW Wicaksono.

Selain itu, SKK Migas berencana memfasilitasi pemerintah daerah dan BUMD melakukan studi banding ke Jambi maupun Sumatera Selatan guna mempelajari tata kelola sumur tua yang melibatkan koperasi dan masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat implementasi regulasi pengelolaan sumur tua secara tepat, legal, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Gubernur Sumut Surya menekankan pentingnya pemangkasan birokrasi guna mempercepat proses perizinan dan rekomendasi investasi sektor migas di Sumut.

Menurutnya, percepatan investasi sangat penting agar manfaat ekonomi dapat segera dirasakan masyarakat.

“Segala sesuatu yang disampaikan akan menjadi catatan kami untuk dilaporkan kepada Bapak Gubernur. Kami minta proses perizinan dipercepat agar investasi segera terealisasi,” ujar Surya.

Ia juga berharap pengelolaan sumur minyak rakyat dapat dilakukan secara aman, legal, dan memberikan dampak ekonomi optimal bagi masyarakat sekitar.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *