Coffee Morning di Mako Kodaeral I Belawan, Rico Waas Tekankan Sinergi dan Keterbukaan

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS — Rico Waas menghadiri kegiatan silaturahmi dan coffee morning yang digelar Komandan Kodaeral I Belawan Deny Septiana bersama insan maritim dan mitra kerja di Mako Kodaeral I Belawan, Senin (18/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Rico Waas menekankan pentingnya sinergi dan keterbukaan seluruh stakeholder dalam membangun Belawan sebagai kawasan strategis maritim sekaligus pintu gerbang ekonomi Kota Medan maupun Sumatera Utara.

Menurutnya, Belawan memiliki posisi yang sangat penting karena jalur hubungan laut di kawasan tersebut tidak hanya berdampak bagi Medan dan nasional, tetapi juga berpotensi mendukung konektivitas internasional.

Namun di sisi lain, Rico Waas mengingatkan masih adanya berbagai persoalan yang harus diselesaikan bersama, mulai dari peredaran narkoba, tawuran, tindak kejahatan, hingga stigma negatif yang selama ini melekat terhadap Belawan.

“Belawan ini penting. Jangan sampai tergilas oleh stigma negatif akibat narkoba, tawuran, maupun tindak kejahatan lainnya,” ujar Rico Waas di hadapan Wakil Ketua DPDD Medan Suhendra, Kapolres Belawan Rosef Effendi, Wakil Wali Kota Medan periode 2021-2025 Aulia Rachman, tokoh masyarakat dan para undangan lainnya.

Karena itu, Rico Waas mengajak seluruh unsur maritim, tokoh masyarakat, pengusaha, dan stakeholder untuk bergandengan tangan menjaga momentum positif yang mulai terbangun di Belawan.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Medan membuka diri untuk menerima masukan dan bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang ada.

“Kalau ada persoalan, mari kita bicarakan bersama. Apa yang bisa diselesaikan hari ini, minggu depan, atau bulan depan, kita kerjakan satu per satu,” katanya.

Menurut Rico Waas, coffee morning tersebut menjadi ruang membangun komunikasi dan konektivitas yang lebih baik antar seluruh pihak agar tercipta suasana yang aman, nyaman, dan kondusif di Belawan.

Ia optimistis jika sinergi dan kebersamaan terus terjaga, maka investasi, pengembangan usaha, dan pembukaan lapangan kerja di Belawan maupun Kota Medan akan terus meningkat ke depannya.

Sementara itu, Komandan Lantamal I Belawan Deny Septiana menegaskan pentingnya memperkuat silaturahmi, sinergitas, dan menyatukan persepsi antarinsan maritim guna menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas di wilayah perairan Belawan.

Menurutnya, tantangan maritim yang semakin kompleks tidak dapat diselesaikan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan pelaku industri maritim.

“Kita jadikan laut bukan sebagai pemisah, tetapi sebagai pemersatu bangsa,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi wadah mendengarkan berbagai kendala di lapangan sekaligus memperkuat kebersamaan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di kawasan Belawan.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *