Digerebek Saat Tunggu Pembeli, Tiga Pengedar Sabu di Simalungun Dibekuk Polisi Pemasok Masih Buron

Bagikan Artikel

Simalungun, BONARINEWS.com — Sebuah rumah di kawasan Parporasan Pondok Ujung mendadak sunyi setelah aparat kepolisian melakukan penggerebekan pada Rabu malam, 29 April 2026. Di lokasi yang diduga menjadi titik transaksi, tiga pria diamankan bersama sejumlah paket sabu yang siap edar.

Operasi itu dipimpin langsung Kanit I Sat Narkoba Polres Simalungun, Ipda Alek Ari Sandi Sidabutar. Penggerebekan berlangsung di Desa Marihat Butar, Kecamatan Bosar Maligas, wilayah yang sebelumnya dilaporkan warga sebagai lokasi aktivitas narkotika.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita 10 paket sabu dengan berat bruto 10,67 gram. Selain itu, ditemukan pula alat hisap, kaca pirex, plastik klip kosong, uang tunai lebih dari Rp1,5 juta, serta tiga unit telepon seluler yang diduga digunakan untuk transaksi.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menyebut penindakan ini merupakan respons cepat atas laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut.

“Ini bentuk komitmen kami dalam memberantas peredaran narkoba. Tiga tersangka berhasil diamankan di tempat,” ujarnya.

Ketiga pria yang ditangkap masing-masing berinisial Muhamad Akbar alias Abay, Budi Azlani Simarmata, dan Peweng. Saat penggerebekan, mereka diduga tengah menunggu pembeli.

Dari hasil pemeriksaan awal, sabu tersebut diakui milik Abay. Ia mengaku mendapatkan barang dari seorang pemasok berinisial Rizal yang disebut berasal dari Tanjung Tiram.

Polisi telah melakukan pengembangan untuk memburu pemasok tersebut, namun hingga kini yang bersangkutan belum ditemukan dan masih dalam pengejaran.

“Identitas pemasok sudah kami kantongi dan masuk target operasi,” kata Verry.

Ketiga tersangka kini ditahan di Mapolres Simalungun untuk proses hukum lebih lanjut. Aparat juga tengah melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke jaksa.

Kasus ini kembali menegaskan pola peredaran narkotika di tingkat lokal yang kerap memanfaatkan jaringan kecil dengan pemasok lintas wilayah. Polisi memastikan operasi serupa akan terus dilakukan untuk menekan peredaran sabu di daerah tersebut.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *