Pemko Medan Percepat Transisi Sekolah Rakyat Permanen, 270 Siswa Mulai Ikuti MPLS

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS – Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap proses transisi Sekolah Rakyat Permanen sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Program yang disebut memiliki progres pembangunan tercepat di Indonesia itu kini memasuki tahap penguatan peran pemerintah daerah dalam penyelenggaraannya.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Tim Transisi Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan yang digelar di Balai Kota Medan, Senin (13/7/2026). Rapat dipimpin Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan.

Turut hadir Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Laksamana Putra Siregar, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, Kepala Satuan Kerja Kementerian Pekerjaan Umum Eva, serta perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Dalam arahannya, M. Sofyan menegaskan seluruh perangkat daerah harus bergerak cepat menjalankan tugas masing-masing agar proses transisi Sekolah Rakyat Permanen berjalan lancar.

“Seluruh perangkat daerah diminta segera menindaklanjuti uraian tugas yang telah diberikan. Penajaman peran ini penting untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Kota Medan,” ujar M. Sofyan.

Ia menilai keberhasilan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Medan merupakan capaian yang perlu dijaga melalui kolaborasi seluruh instansi terkait.

Sementara itu, Laksamana Putra Siregar mengatakan sinkronisasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci agar implementasi program di lapangan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, Wali Kota Medan Rico Waas telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemko Medan untuk memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat karena merupakan salah satu program strategis nasional.

“Bapak Wali Kota Medan telah menegaskan kepada kita untuk mendukung penuh penyelenggaraan Sekolah Rakyat, apalagi ini merupakan proyek strategis nasional,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti melaporkan bahwa program Sekolah Rakyat telah memasuki tahapan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Sebanyak 270 peserta didik telah terdata dan siap mengikuti proses pembelajaran di Sekolah Rakyat Permanen Kota Medan. Jumlah tersebut terdiri atas 120 siswa jenjang SMA, 90 siswa jenjang SMP, dan 60 siswa jenjang SD.

“Anak-anak kita sudah memasuki tahapan MPLS. Besok mereka akan mulai mengikuti proses pengenalan lingkungan sekolah sebagai langkah awal sebelum kegiatan belajar mengajar berlangsung,” ujar Khoiruddin.

Pemko Medan berharap proses transisi Sekolah Rakyat Permanen dapat berjalan optimal sehingga program tersebut mampu memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak serta mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Medan.

Penulis: Ded Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *