Karhutla Mendekat, BKSDA Kaltim Evakuasi 11 Orangutan dari Sekolah Hutan

Bagikan Artikel

KUTAI KARTANEGARA, BONARINEWS — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mendekati Sekolah Hutan Jejak Pulang di KHDTK Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, membuat 11 orangutan yang sedang menjalani rehabilitasi harus dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur bersama Yayasan Jejak Pulang memindahkan seluruh orangutan secara bertahap pada 1 September 2026 ke kandang rawat Kilometer 38, Samboja. Evakuasi berlangsung sekitar dua jam dan seluruh satwa berhasil dipindahkan dengan aman.

Meski berada di lokasi penampungan sementara, proses rehabilitasi tetap berjalan. Tim medis dan keeper memberikan pakan bergizi, aktivitas harian, serta enrichment untuk menjaga kondisi fisik dan perilaku alami orangutan. Pemeriksaan medis menunjukkan seluruh satwa dalam kondisi sehat.

Penyesuaian di lokasi baru menjadi tantangan tersendiri. Sejumlah orangutan membutuhkan ruang pribadi lebih luas dan sempat menunjukkan tanda kecemasan hingga perilaku agresif. Kondisi tersebut diperparah keterbatasan fasilitas karena hanya tersedia enam kandang besar untuk menampung 11 individu.

BKSDA Kaltim dan Yayasan Jejak Pulang kemudian menata kembali ruang kandang dan memberikan enrichment secara berkala untuk mengurangi kebosanan serta frustrasi satwa. Pemantauan juga dilakukan secara intensif selama masa pengungsian.

Tim berharap penanganan karhutla segera selesai sehingga kawasan hutan tempat orangutan menjalani rehabilitasi dapat kembali aman dari ancaman api dan asap.

Penulis: Dedy Hutajulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *