Musancab VI menjadi momentum konsolidasi 17 kecamatan untuk memperkuat mesin partai dan mempererat kerja-kerja kerakyatan hingga tingkat akar rumput.
SEI RAMPAH, BONARINEWS – PDI Perjuangan Kabupaten Serdang Bedagai mulai memanaskan mesin organisasi menghadapi agenda politik mendatang. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI yang digelar pada Minggu, 28 Juni 2026, seluruh kader diminta memperkuat soliditas dan memperluas kerja nyata di tengah masyarakat.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutarto, menegaskan bahwa keberadaan partai harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui aksi dan pengabdian yang konkret, bukan sekadar aktivitas organisasi semata.
Menurutnya, Musancab menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah seluruh kader agar tetap bergerak dengan orientasi yang sama, yakni memperjuangkan kepentingan rakyat.
Kegiatan tersebut diikuti pengurus anak cabang dari 17 kecamatan di Serdang Bedagai dan menjadi bagian dari konsolidasi internal menuju persiapan Pemilu 2029.
Dalam arahannya, Sutarto juga menyampaikan pesan Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, yang meminta seluruh kader menjaga kekompakan dan memperkuat persatuan hingga ke tingkat paling bawah.
Ia menilai penguatan struktur partai di tingkat ranting dan anak ranting harus segera dilakukan agar mesin organisasi dapat bekerja secara maksimal dalam menghadapi kontestasi politik mendatang.
Menurutnya, kemenangan politik tidak dibangun secara instan, tetapi melalui kerja panjang yang dimulai dari kedekatan kader dengan masyarakat.
Musancab VI turut dihadiri sejumlah pengurus partai tingkat provinsi dan daerah, termasuk Ketua DPC PDI Perjuangan Serdang Bedagai yang juga menjabat sebagai Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya.
Dalam kesempatan tersebut, Darma menegaskan bahwa kekuatan utama partai selama ini lahir dari kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus dijaga oleh seluruh kader.
Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat hanya dapat dipertahankan melalui kerja nyata dan kehadiran langsung di tengah kehidupan warga.
Menurutnya, kader partai harus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat, hadir ketika warga membutuhkan bantuan, serta terus memupuk semangat saling peduli dan membantu.
Darma juga menekankan bahwa kader tidak cukup hanya menjadi penyampai informasi, melainkan harus mampu menjadi penggerak perubahan dan pelopor dalam kehidupan sosial masyarakat.
Semangat gotong royong yang selama ini menjadi identitas partai, katanya, harus terus dirawat sebagai modal utama menghadapi tantangan politik di masa depan.
Melalui Musancab VI ini, PDI Perjuangan Serdang Bedagai menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menjaga kedekatan dengan rakyat sebagai fondasi penting menuju Pemilu 2029.
Penulis: Dedy Hu