Hardiknas 2026 di Sumut, Bobby Nasution Desak Gaji Guru Naik Tiap Tahun dan Fasilitas Sekolah Diperkuat

Bagikan Artikel

Medan, BONARINEWS.com – Momentum Hari Pendidikan Nasional 2026 dimanfaatkan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk mendorong peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik. Ia secara tegas meminta agar gaji guru di Sumut dinaikkan setiap tahun, khususnya bagi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap (GTT).

Permintaan tersebut disampaikan saat peringatan Hardiknas dan kegiatan Gebyar Expo Pendidikan 2026 yang digelar di Lapangan Astaka Dispora Sumut, Sabtu (2/5/2026). Dalam arahannya, Bobby menekankan pentingnya perhatian serius terhadap kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan.

Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya Pemprov Sumut telah menaikkan gaji guru PPPK paruh waktu hingga sekitar Rp2 juta per bulan, sementara honor guru tidak tetap berada di kisaran Rp90 ribu per jam. Namun, menurutnya, peningkatan tersebut harus terus berlanjut secara berkala.

“Kesejahteraan guru harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai yang bukan guru justru lebih tinggi penghasilannya. Tahun depan harus naik lagi dan setiap tahun meningkat agar guru semakin sejahtera,” tegas Bobby.

Selain soal gaji, Bobby juga menyoroti pentingnya peningkatan fasilitas pendidikan. Ia meminta Dinas Pendidikan Sumut memastikan sarana belajar yang memadai agar siswa mampu bersaing di tengah perkembangan dunia pendidikan yang semakin kompetitif.

Menurutnya, kualitas fasilitas sangat berpengaruh terhadap proses belajar, terutama dalam menjawab tuntutan pembelajaran berbasis teknologi dan pendekatan deep learning yang kini digaungkan pemerintah pusat.

Usai upacara, Pemprov Sumut juga menggelar Gebyar Expo Pendidikan 2026 yang diisi dengan berbagai program strategis, termasuk peluncuran Program Unggulan Bersekolah Gratis (PUBG), penandatanganan kerja sama dengan dunia usaha dan industri, serta peluncuran aplikasi Sumber Disdik.

Gubernur berharap langkah tersebut mampu meningkatkan kualitas lulusan, khususnya siswa SMK, agar lebih siap dan mudah terserap di dunia kerja.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga menyampaikan bahwa expo pendidikan berlangsung selama tiga hari dan ditargetkan menarik sekitar 15 ribu pengunjung. Kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai lomba, penampilan seni pelajar, festival band, hingga kompetisi gim.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, serta unsur Forkopimda dan pelajar dari berbagai sekolah di Sumatera Utara.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *