Langkat, BONARINEWS – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Langkat menyuarakan keprihatinan serius terhadap maraknya peredaran narkoba dan praktik perjudian yang dinilai semakin mengkhawatirkan di wilayah Kabupaten Langkat. Organisasi mahasiswa tersebut mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas dan tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, tetapi juga membongkar aktor utama di balik jaringan ilegal tersebut.
Melalui Kepala Bidang Ideologi dan Politik GMNI Langkat, Hafizh Khair, organisasi itu menilai peredaran narkoba dan aktivitas perjudian telah menjadi ancaman nyata bagi kehidupan sosial masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurut Hafizh, keberadaan bandar narkoba dan pengelola perjudian skala besar bukan lagi isu yang tersembunyi. Aktivitas tersebut disebut telah merambah berbagai wilayah dan berdampak luas terhadap keamanan, ketertiban, serta masa depan generasi muda di Langkat.
“Kami melihat persoalan ini sudah sangat serius. Peredaran narkoba dan praktik perjudian tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam masa depan masyarakat dan generasi muda,” ujar Hafizh dalam pernyataannya.
GMNI Langkat juga meminta Polres Langkat untuk menunjukkan langkah nyata dalam memberantas jaringan kejahatan tersebut. Mereka menekankan pentingnya penegakan hukum yang adil dan menyeluruh tanpa pandang bulu.
“Penegakan hukum harus menyentuh aktor intelektual dan pelaku utama yang mengendalikan jaringan, bukan hanya pelaku di tingkat bawah,” tegasnya.
Empat Tuntutan GMNI Langkat
Dalam pernyataan sikapnya, GMNI Langkat menyampaikan empat tuntutan kepada aparat kepolisian:
- Menutup seluruh lokasi perjudian yang masih beroperasi, baik perjudian konvensional maupun yang terhubung dengan jaringan perjudian online.
- Membongkar jaringan mafia narkoba hingga ke tingkat pengendali dan bandar besar yang diduga selama ini masih beroperasi.
- Melakukan evaluasi terhadap kinerja aparat di tingkat wilayah, khususnya daerah yang masih menjadi titik rawan peredaran narkoba dan perjudian.
- Meningkatkan transparansi penanganan kasus agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan proses hukum dan tetap memiliki kepercayaan terhadap institusi penegak hukum.
Soroti Masa Depan Generasi Muda
GMNI menilai persoalan narkoba dan judi tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa. Dampaknya dinilai sangat besar terhadap kualitas sumber daya manusia, terutama kalangan muda yang menjadi kelompok paling rentan terpapar.
Hafizh menegaskan bahwa sikap organisasi yang dipimpinnya merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah, bukan sekadar kritik terhadap aparat penegak hukum.
“Kami berpihak pada nilai keadilan dan kepentingan masyarakat. Jika narkoba dan perjudian terus dibiarkan berkembang, maka masa depan generasi Langkat berada dalam ancaman serius,” katanya.
Siap Gelar Aksi Jika Tak Ada Perubahan
GMNI Langkat juga memberi sinyal akan melakukan aksi demonstrasi apabila dalam waktu dekat tidak terlihat langkah konkret dalam pemberantasan narkoba dan perjudian di Kabupaten Langkat.
Mereka menegaskan akan terus mengawal isu tersebut sebagai bagian dari kontrol sosial dan upaya mendorong terciptanya lingkungan yang aman serta bebas dari praktik kejahatan yang merusak masyarakat.