Kabur Lompat ke Sungai Saat Digerebek, Bandar Sabu Desa Pamah Diringkus di Aceh Tamiang

Bagikan Artikel

DAIRI, BICARANEWS.com – Satuan Narkoba Polres Dairi bersama Polsek Tigalingga berhasil menangkap seorang terduga bandar narkoba berinisial AT yang sempat melarikan diri saat penggerebekan di Desa Pamah, Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi.

AT akhirnya ditangkap di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, setelah sempat berpindah tempat untuk menghindari pengejaran polisi.

Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahril Ramadhan mengatakan, tersangka saat ini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polres Dairi.

“Ya tersangka AT saat ini sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Satnarkoba Polres Dairi,” ujar Syahril, Selasa (21/4/2026).

Sempat Kabur Lompat ke Sungai

Penangkapan AT tidak berlangsung mudah. Saat penggerebekan awal di Desa Pamah, tersangka bersama rekannya sempat kabur dengan cara melompat ke sungai.

Dari lokasi penggerebekan, petugas hanya menemukan sejumlah barang bukti di sebuah gubuk yang diduga digunakan sebagai tempat aktivitas peredaran narkoba.

Lari ke Aceh, Ditangkap di Kebun Sawit

Setelah melarikan diri, AT diduga berpindah ke Aceh Tamiang. Polisi dari Polres Dairi kemudian berkoordinasi dengan Polres Aceh Tamiang untuk melakukan pelacakan.

Petugas mendatangi rumah tersangka di Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, namun AT tidak ditemukan di lokasi.

Dari hasil komunikasi dengan pihak keluarga, istri tersangka kemudian mengungkap bahwa AT sedang berada di kebun sawit sekitar 1 kilometer dari rumahnya.

“Setelah dilakukan komunikasi intensif, istri tersangka memberitahu keberadaan AT di kebun sawit,” kata Syahril.

Tak lama kemudian, petugas berhasil menangkap AT tanpa perlawanan.

Barang Bukti Sabu dan Peralatan Narkoba

Sebelumnya, dalam penggerebekan di Desa Pamah, polisi menemukan berbagai barang bukti yang menguatkan dugaan AT sebagai bandar narkoba.

Barang bukti tersebut antara lain 19 pipet tetes, 65 kaca pirex, alat hisap sabu (bong), serta sejumlah paket sabu dengan berbagai label harga seperti “paket 100”, “paket 150”, “paket 200”, dan “paket 250”.

Selain itu, ditemukan pula satu klip sabu besar dan beberapa klip kecil dengan total berat mencapai 4,55 gram sabu.

Warga Apresiasi Polisi

Penangkapan bandar narkoba ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat Kecamatan Tigalingga.

Warga berharap langkah tegas kepolisian dapat menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut dan melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas penangkapan bandar ini. Semoga anak-anak muda kami bisa terbebas dari narkoba,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *