Tapanuli Utara, BONARINEWS – Temuan jejak satwa yang diduga harimau di Desa Pancurbatu, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, membuat warga setempat meningkatkan kewaspadaan. Laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Adian Koting dengan melakukan pengecekan ke lokasi.
Sekitar pukul 15.00 WIB, unsur Forkopimca bersama pihak terkait mendatangi lokasi untuk memastikan informasi yang diterima sekaligus memantau kondisi di sekitar area temuan jejak. Langkah ini dilakukan sebagai upaya awal dalam mengantisipasi potensi gangguan satwa liar terhadap masyarakat.
Selain melakukan pengecekan, Forkopimca Adian Koting juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama di kawasan yang berdekatan dengan lokasi ditemukannya jejak tersebut. Masyarakat diminta tidak bertindak sendiri atau melakukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan maupun mengganggu satwa liar.
Pemerintah Kecamatan Adian Koting mengajak masyarakat segera melaporkan kepada aparat apabila kembali menemukan jejak atau tanda-tanda keberadaan satwa liar di lingkungan sekitar. Informasi yang cepat dinilai penting untuk mempercepat langkah penanganan dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lokasi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keamanan masyarakat sekaligus menciptakan kondisi yang tetap aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Adian Koting.
Penulis: Dedy Hutajulu