Medan, BONARINEWS – Polda Sumatera Utara menggelar razia mendadak di Tempat Hiburan Malam Capital Building Medan pada Senin malam, 25 Mei 2026 hingga Selasa dini hari. Razia ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkoba dan penggunaan vape ilegal yang mengandung zat berbahaya.
Dalam operasi tersebut, tim gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh area hiburan malam, termasuk room-room di dalam gedung. Sebanyak 19 pengunjung dipilih secara acak untuk menjalani tes urine dan pemeriksaan khusus terkait penggunaan vape yang diduga mengandung etomidate.
Razia melibatkan sekitar 60 personel gabungan dari Ditresnarkoba Polda Sumut, Samapta, Propam, Intelkam, Bidokkes hingga POM TNI.
Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Thommy Aruan, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara acak terhadap pengunjung yang berada di lokasi saat operasi berlangsung.
Menurutnya, 19 orang yang diperiksa terdiri dari 15 laki-laki dan empat perempuan. Pemeriksaan dilakukan melalui tes urine serta metode pemeriksaan lain untuk mendeteksi kemungkinan penggunaan zat berbahaya.
“Hasil pemeriksaan terhadap 19 orang yang kami lakukan menunjukkan seluruhnya negatif dari penggunaan narkotika,” ujar Thommy usai pelaksanaan razia di Capital Building Medan, Selasa, 26 Mei 2026.
Selain tes urine, petugas juga menggunakan alat pemeriksaan berbasis sampel liur guna mendeteksi kandungan etomidate pada pengguna vape. Metode ini menjadi salah satu langkah baru dalam mengantisipasi tren penyalahgunaan vape yang dicampur zat berbahaya.
Polda Sumut menegaskan razia di tempat hiburan malam akan terus dilakukan secara rutin demi memastikan lingkungan hiburan tetap aman dan bebas dari narkoba.
Thommy juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak mencoba narkotika maupun vape ilegal yang berpotensi membahayakan kesehatan.
Ia mengajak masyarakat mendukung upaya pemberantasan narkoba demi menciptakan lingkungan yang sehat dan aman di Sumatera Utara.
Penulis: Dedy Hu