LAMPUNG SELATAN, BONARINEWS.com – Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Lampung Selatan ditargetkan mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027. Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau langsung progres pembangunan guna memastikan proyek berjalan sesuai jadwal dengan target rampung pada Juni 2026.
Peninjauan dilakukan di lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Purwotani. Program tersebut menjadi bagian dari pembangunan 104 Sekolah Rakyat permanen yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam skema pembangunan, lahan disiapkan pemerintah daerah, sedangkan konstruksi dilaksanakan Kementerian Pekerjaan Umum dengan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Saat ini, ribuan pekerja dilibatkan dalam pembangunan di lebih dari 100 titik sebagai bentuk percepatan realisasi program perluasan akses pendidikan nasional.
Berdasarkan data terbaru, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Purwotani telah mencapai 35,52 persen.
Setelah selesai dibangun, sekolah ini dirancang mampu menampung 1.080 siswa yang terbagi dalam 36 ruang kelas untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Pemerintah menilai kehadiran Sekolah Rakyat akan memperluas kesempatan belajar masyarakat sekaligus menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak dan merata.
Turut hadir dalam peninjauan tersebut Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Lampung Kementerian PU Pendi Maita, VP Operasi 2 PT Brantas Abipraya Ade Achmad, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico.
Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah pemerintah dalam mempercepat pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Penulis: Dedy Hu