Video Pribadi AF Diduga Dijadikan Alat Intimidasi, Diminta Uang Rp7 Juta

Bagikan Artikel

MAUMERE, BONARINEWS — Seorang perempuan berinisial AF (20), warga Maumere, Kabupaten Sikka, mengaku mengalami tekanan setelah video pribadinya diduga berada di tangan seorang pria bernama Usno Siga.

AF mengatakan persoalan tersebut bermula dari perkenalannya dengan pria bernama Alviano Fernandez melalui Facebook pada awal September 2026. Keduanya kemudian semakin intens berkomunikasi sejak 10 September.

Dalam perkenalan itu, Alviano mengaku sebagai anggota TNI yang bertugas di Papua.

Komunikasi keduanya tidak hanya melalui pesan, tetapi juga berlanjut lewat panggilan video. AF mengaku pernah dibujuk untuk memperlihatkan bagian tubuh sensitifnya saat melakukan video call.

Tanpa sepengetahuan AF, percakapan melalui video tersebut diduga direkam.

Beberapa waktu kemudian, AF mengetahui rekaman pribadi itu berada di tangan Usno Siga, pemuda asal Desa Waipukang, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, yang kini bekerja di salah satu barbershop di Kota Kupang.

Menurut pengakuan AF, Usno kemudian memintanya kembali melakukan video call dan menunjukkan bagian tubuh sensitif. Permintaan tersebut ditolak karena AF merasa tidak nyaman.

Namun setelah penolakan itu, AF mengaku justru mendapat tekanan dan ancaman terkait penyebaran video pribadinya.

“Dia minta untuk melakukan video call, tetapi saya menolak karena tidak nyaman. Tapi dia terus menekan saya,” kata AF.

Tekanan tersebut kembali terjadi pada Rabu (23/9/2026) malam. AF menyebut Usno kembali meminta dirinya melakukan video call.

Karena menolak, AF kemudian mengaku diminta menyediakan uang Rp7 juta. Uang tersebut disebut sebagai syarat agar video pribadi miliknya tidak disebarluaskan.

“Saya merasa sangat tertekan karena terus diteror dan dimintai uang Rp7 juta. Saya tidak punya uang sebesar itu,” ujar AF.

AF kemudian berusaha meminta penjelasan mengenai permintaan uang tersebut. Dalam keterangannya, Usno menyebut uang Rp7 juta itu berkaitan dengan pinjaman dari Alviano Fernandez yang menggunakan nama AF.

AF membantah mengetahui adanya pinjaman tersebut.

Ia bahkan meminta Usno menunjukkan bukti transfer atau penjelasan mengenai uang yang dimaksud. Namun, menurut AF, permintaannya tidak mendapat jawaban yang jelas dan justru direspons dengan perkataan kasar.

“Kalau memang uang itu ada, saya minta kejelasan dari mana asal usulnya dan buat apa uang sebesar itu. Tetapi dia justru berkata-kata kasar kepada saya,” ungkap AF.

Keluarga Pertanyakan Sosok Alviano

Persoalan tersebut kemudian diketahui keluarga AF. Maria (26), kakak kandung AF, mengaku heran dengan hubungan antara Usno dan Alviano.

Menurut Maria, ketika ditanya mengenai Alviano, Usno justru mengaku tidak mengenal pria tersebut.

Hal itu membuat keluarga AF mempertanyakan bagaimana video pribadi AF yang dibuat ketika berkomunikasi dengan Alviano bisa berada di tangan Usno.

Di sisi lain, nama Alviano juga disebut dalam persoalan uang Rp7 juta yang diminta kepada AF.

“Kami mau Usno jujur. Sebenarnya Alviano itu siapa dan apa hubungan mereka,” kata Maria melalui sambungan telepon, Rabu (24/9/2026).

Maria juga menduga identitas Alviano belum tentu sesuai dengan pengakuan yang disampaikan kepada AF. Ia menduga akun tersebut bisa saja menggunakan identitas palsu untuk mendekati adiknya.

“Jangan-jangan Alviano itu hanya nama anonim yang dibuat oleh Usno untuk menipu adik saya. Kalau benar begitu, ini sangat berbahaya karena sudah membawa-bawa nama institusi TNI,” ujar Maria.

Kecurigaan keluarga semakin muncul setelah akun Facebook yang digunakan Alviano untuk berkomunikasi dengan AF disebut sudah tidak dapat ditemukan.

Keluarga Beri Batas Waktu

Keluarga AF kini meminta Usno memberikan penjelasan mengenai persoalan tersebut. Maria memberikan waktu 24 jam kepada Usno untuk menjelaskan hubungan dengan Alviano serta asal-usul uang Rp7 juta yang disebut-sebut dalam persoalan tersebut.

“Kalau dalam satu kali 24 jam Usno tidak jujur, kami akan mengajukan persoalan ini kepada polisi. Dia tidak boleh main intimidasi saja,” tegas Maria.

Selain meminta penjelasan, keluarga juga meminta Usno bertanggung jawab secara moral atas tekanan yang dialami AF.

“Kami juga meminta Usno bertanggung jawab secara moril. Dia harus meminta maaf kepada anggota keluarga kami yang sudah terluka akibat persoalan ini,” katanya.

Hingga berita ini diterbitkan, Alviano belum berhasil dikonfirmasi. Sementara itu, keluarga AF masih menunggu penjelasan dari Usno terkait dugaan intimidasi, keberadaan video pribadi AF, serta permintaan uang Rp7 juta tersebut.

Seluruh dugaan dalam pemberitaan ini merupakan keterangan AF dan keluarganya. Konfirmasi dari pihak Usno dan Alviano masih diperlukan untuk memperoleh informasi yang berimbang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *