Detik-Detik Pekerja Bangunan di Sukabumi Tertimpa Tembok Ambruk, Evakuasi Dramatis Berlangsung 2 Jam

Bagikan Artikel

Sukabumi, BONARINEWS – Nasib nahas dialami Syarip (41), seorang pekerja bangunan di Kampung Sinagar, Desa Nagrak Utara, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi. Ia mengalami luka berat setelah tertimpa reruntuhan dinding saat melakukan pekerjaan pembangunan pada Jumat sore, 22 Mei 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.

Peristiwa mengejutkan itu terjadi ketika korban sedang mengikat besi pondasi dalam proyek pelebaran bangunan. Tanpa diduga, dinding yang berada di samping lokasi kerja tiba-tiba ambruk dan langsung menimpa tubuh korban.

Menurut informasi dari warga sekitar, korban tidak sempat menyelamatkan diri karena kondisi ruang gerak di lokasi kejadian sangat sempit. Akibatnya, reruntuhan material dinding menghantam kedua kaki korban hingga membuatnya terjepit di bawah puing bangunan.

Pemerintah desa setempat segera melaporkan kejadian tersebut kepada P2BK, BPBD, dan petugas Damkar. Tak lama berselang, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, serta warga langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan proses penyelamatan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dan penuh tantangan. Petugas harus berjibaku selama hampir dua jam karena posisi korban berada di area sempit dan sulit dijangkau alat evakuasi.

“Kami mendapat laporan dari pemerintah desa ada warga terjepit reruntuhan dinding. Kami bersama BPBD, Damkar, TNI, Polri dan masyarakat langsung melakukan upaya evakuasi,” ujar Petugas P2BK, Winda Tri.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Kondisi korban dilaporkan mengalami luka berat pada kedua bagian kaki akibat tertimpa material bangunan.

Insiden ini menjadi peringatan penting bagi para pekerja maupun pemilik proyek agar lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja, terutama saat melakukan pembangunan maupun renovasi bangunan di area sempit dan berisiko tinggi.

Penulis: Idris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *