Pakpak Bharat, BONARINEWS.com — Aktivitas penelitian ilmiah menarik perhatian di Kabupaten Pakpak Bharat. Sejumlah mahasiswa Institut Teknologi DEL melakukan riset langsung terhadap pohon kemenyan yang selama ini menjadi komoditas unggulan daerah.
Penelitian ini difokuskan pada tiga kecamatan, yakni Sitellu Tali Urang Julu, Siempat Rube, dan Kerajaan, dengan objek utama pohon kemenyan jenis bunga, dahupa, dan durame.
Tim peneliti mengambil sampel daun dan tanah dari berbagai titik untuk mengkaji hubungan antara mikroba tanah dan pertumbuhan tanaman kemenyan.
Kegiatan ini tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga menyasar potensi pengembangan komoditas lokal yang selama ini menjadi sumber ekonomi masyarakat Pakpak Bharat.
Penelitian tersebut bertujuan mengidentifikasi jenis mikroba yang terdapat di dalam tanah serta menganalisis pengaruhnya terhadap kualitas dan produktivitas tanaman kemenyan.
Selain itu, aspek genetika dari tiap varietas kemenyan juga menjadi fokus untuk melihat perbedaan karakteristik tumbuhan di wilayah tersebut.
Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam pengembangan budidaya kemenyan yang lebih produktif, berkelanjutan, dan memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.
Pemerintah daerah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pakpak Bharat bersama petani kemenyan, kelompok tani, serta pemerintah desa turut terlibat mendukung kegiatan ini.
Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat ini dinilai penting untuk membuka peluang pengembangan varietas unggul kemenyan khas daerah.
Dengan pendekatan ilmiah, komoditas kemenyan Pakpak Bharat diharapkan tidak hanya bertahan sebagai tradisi, tetapi juga berkembang menjadi sektor unggulan berbasis riset dan teknologi.
Penulis: Dedy Hu
,