ITERA Gandeng Deloitte Consulting Kembangkan Artificial Intelligence di Sumatera, Siap Buka Prodi AI?

Bagikan Artikel

Institut Teknologi Sumatera (ITERA) menjajaki kerja sama strategis dengan Deloitte Consulting asal Inggris untuk pengembangan Artificial Intelligence (AI). Kolaborasi ini bahkan membuka peluang lahirnya program studi AI di ITERA.

LAMPUNG, BONARINEWS.com – Institut Teknologi Sumatera (ITERA) terus menunjukkan langkah progresif dalam pengembangan teknologi masa depan. Kampus teknologi kebanggaan Sumatera ini resmi menjajaki kerja sama strategis dengan Deloitte Consulting, perusahaan konsultan asal Inggris, dalam pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (A

Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan antara ITERA dengan perwakilan Deloitte Consulting yang difasilitasi PT Hutama Karya (Persero), di Kampus ITERA, Selasa (29/1/2020).

Dalam pertemuan itu, tim PT Hutama Karya dan Deloitte Consulting diterima Staf Ahli Rektor ITERA Bidang Pengembangan dan Kerja Sama, Deny Juanda Puradimaja, bersama Kepala Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP3), Ratna Widyawati, serta tim kerja sama ITERA.

Senior Executive Vice President Pengembangan Bisnis dan Investasi PT Hutama Karya, Rizal Sutjipto, menjelaskan Deloitte Consulting saat ini menjadi pendamping PT Hutama Karya dalam pengembangan pusat pertumbuhan baru di koridor Jalan Tol Trans Sumatera.

Karena itu, kolaborasi dengan ITERA dinilai penting untuk melakukan riset-riset pengembangan AI yang dapat menjawab kebutuhan inovasi di kawasan strategis tersebut.

Sementara itu, perwakilan Deloitte Consulting, Suhaela, mengungkapkan pihaknya akan melakukan studi baseline serta memetakan kebutuhan sumber daya manusia di bidang AI di Sumatera.

Hasil studi itu nantinya akan menjadi dasar rekomendasi bagi ITERA untuk membuka program studi khusus Artificial Intelligence sesuai kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.

“ITERA dan pihak Deloitte berencana melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dalam waktu dekat sebagai tindak lanjut kerja sama ini,” demikian disampaikan dalam pertemuan tersebut.

Jika kerja sama ini terealisasi, ITERA berpotensi menjadi salah satu kampus pelopor pengembangan AI di Sumatera, sekaligus memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi sains dan teknologi yang adaptif terhadap revolusi industri 4.0.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *