Dukung Kajari Firman Halawa Berantas Korupsi, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Gunungsitoli: Jangan Ada yang Ganggu!

Bagikan Artikel

GUNUNGSITOLI, Bonarinews.com — Dukungan terhadap langkah tegas Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dalam memberantas korupsi terus menguat. Kali ini datang dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia Cabang Gunungsitoli yang menyatakan komitmen penuh mengawal proses hukum di wilayah Kepulauan Nias.

Ketua GMKI Gunungsitoli, Nurman Gea, menegaskan bahwa pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme merupakan amanat reformasi yang harus diwujudkan demi menghadirkan pemerintahan yang bersih dan berkeadilan.

“Masyarakat mendambakan pemerintahan yang bersih. Karena itu, langkah Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, Bapak Firman Halawa, dalam mengungkap kasus dugaan korupsi pembangunan RS Pratama Nias patut diapresiasi tinggi,” ujar Nurman.

Menurutnya, keberanian Kajari dalam mengusut kasus tersebut menunjukkan integritas penegakan hukum yang tidak pandang bulu, meskipun diduga melibatkan oknum pejabat dengan posisi strategis.

GMKI menilai, penahanan sejumlah tersangka dalam kasus tersebut menjadi bukti konkret keseriusan Kejari Gunungsitoli dalam menindak praktik korupsi di daerah.

Tak hanya itu, Nurman juga menyoroti adanya pihak-pihak yang dinilai berupaya mengganggu proses hukum yang tengah berjalan.

“Kami menyadari ada pihak-pihak yang mencoba mengganggu ketegasan Pak Kajari dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal. Kami tegaskan, GMKI Gunungsitoli siap berdiri di garis depan mendukung pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Ia menambahkan, dukungan ini merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen perubahan dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas di daerah.

GMKI berharap upaya pemberantasan korupsi di wilayah Kepulauan Nias dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum semakin meningkat.

Penulis: Alfa Christopher

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *