Medan, BONARINEWS – Kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Medan kembali mencuri perhatian publik. Menjelang pelaksanaan ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026 atau Piala AFF U-19 2026, jajaran Forkopimda Medan turun langsung melakukan gotong royong massal di Stadion Teladan, Sabtu 23 Mei 2026.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas terlihat kompak bersama Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak dan Dandim 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo memimpin langsung kegiatan pembersihan stadion yang akan menjadi salah satu pusat perhatian ajang sepak bola Asia Tenggara tersebut.
Ratusan personel dari jajaran Pemerintah Kota Medan, camat, lurah hingga kepala lingkungan turut dilibatkan dalam aksi gotong royong sebagai bentuk kesiapan Kota Medan menyambut turnamen internasional AFF U-19 2026.
Tak sekadar hadir secara simbolis, ketiga pimpinan daerah itu tampak membaur tanpa sekat bersama peserta gotong royong. Mereka ikut mengangkat sampah, membersihkan sisa material bangunan, hingga menata area sekitar Stadion Teladan agar lebih rapi dan siap digunakan.
Selain melakukan pembersihan, rombongan Forkopimda juga berkeliling meninjau sejumlah fasilitas stadion dengan berjalan kaki guna memastikan kesiapan venue sebelum proses verifikasi resmi dari pihak penyelenggara turnamen.
Wali Kota Medan Rico Waas mengatakan kehadiran Kapolrestabes dan Dandim menjadi bukti kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga nama baik Kota Medan sebagai tuan rumah ajang internasional.
“Hari ini luar biasa sekali, kebetulan Pak Kapolrestabes dan Pak Dandim juga hadir langsung bersama kita. Kami sudah sepakat dan satu suara bahwa akan terus berkoordinasi secara intens demi mengawal perhelatan ini,” ujar Rico Waas.
Menurut Rico, letak Stadion Teladan yang berada di pusat Kota Medan membuat aspek keamanan dan pengaturan lalu lintas menjadi perhatian utama yang harus dipersiapkan secara matang.
Karena itu, Pemko Medan bersama unsur TNI dan Polri akan segera menggelar rapat khusus guna membahas skema pengamanan hingga rekayasa lalu lintas selama pelaksanaan turnamen berlangsung.
Selain keamanan, kesiapan infrastruktur pendukung seperti pasokan listrik juga menjadi perhatian serius di tengah kekhawatiran masyarakat pasca gangguan listrik massal yang terjadi di Sumatera Utara.
Pemko Medan bersama Forkopimda disebut terus melakukan pemantauan guna memastikan seluruh fasilitas penunjang, termasuk cadangan daya listrik, tersedia dengan baik selama event berlangsung.
Kekompakan yang ditunjukkan Rico Waas, Kapolrestabes Medan, dan Dandim 0201/Medan dalam aksi gotong royong tersebut menjadi sinyal optimisme bahwa Kota Medan siap menjadi tuan rumah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi pelaksanaan Piala AFF U-19 2026.
Penulis: Dedy Hu