MEDAN, BONARINEWS– Upaya penguatan ekonomi keluarga melalui sektor usaha mikro kembali digencarkan di Sumatera Utara. Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumut, Titiek Sugiharti, menegaskan pentingnya literasi digital bagi pelaku UMKM, terutama perempuan, agar mampu bersaing dan memperluas pasar di era ekonomi digital.
Hal itu disampaikan dalam Workshop Digital Marketing bertema “Membangun UMKM bersama DWP Provinsi Sumatera Utara: Usaha Kecil, Hasil Besar” yang digelar di Kantor PKK Sumut, Jalan T Cik Ditiro, Medan, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini juga diikuti secara daring oleh DWP kabupaten/kota se-Sumut.
Titiek menekankan bahwa perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi pelaku usaha rumahan untuk berkembang lebih cepat tanpa batasan lokasi maupun modal besar.
“Kita ingin membuktikan bahwa dari rumah, dengan menggunakan smartphone, bisa melahirkan bisnis berskala besar. Saya yakin ini sudah dimulai, ibu-ibu ini kreatif,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa era digital telah mengubah pola perdagangan secara signifikan. Saat ini, produk UMKM seperti kuliner, fashion, hingga kerajinan tangan dapat dipasarkan ke seluruh Indonesia bahkan hingga pasar internasional hanya melalui platform digital.
Menurutnya, tantangan utama pelaku UMKM bukan lagi pada akses pasar, melainkan kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Karena itu, ia mendorong anggota DWP untuk tidak ragu belajar dan menguasai digital marketing.
“Oleh karena itu, saya tekankan kepada DWP untuk belajar teknologi agar lebih mudah beradaptasi dan tidak gaptek. Jangan malu dan takut untuk belajar,” tegasnya.
Titiek juga mengajak peserta workshop untuk memanfaatkan ilmu dari para narasumber, khususnya terkait strategi pemasaran di marketplace, peningkatan kualitas produk, serta konsistensi dalam menjalankan usaha.
Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga melalui usaha berbasis digital. Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi, UMKM dinilai dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai batu loncatan bahwa perempuan bukan hanya penonton dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga penggerak utama,” katanya.
Sementara itu, Ketua DWP Sumut, Evi Novida Ginting, menyampaikan bahwa transformasi digital telah mengubah cara pelaku usaha memasarkan produk. Kini, jarak dan keterbatasan modal bukan lagi penghalang utama dalam berbisnis.
Ia menilai, dengan strategi digital marketing yang tepat, usaha kecil yang dimulai dari rumah dapat berkembang menjadi bisnis berskala nasional bahkan internasional.
Workshop ini turut menghadirkan narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Sumut serta pelaku usaha yang telah sukses memanfaatkan platform digital untuk pengembangan bisnis.
Penulis: Dedy Hu