TAPANULI UTARA, BONARINEWS — Wakil Bupati Tapanuli Utara Deni Parlindungan Lumbantoruan mendorong mahasiswa Pascasarjana Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung mengarahkan penelitian pada persoalan nyata yang dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Deni saat memberikan kuliah umum bertema “Research Acceleration: Merancang Penelitian yang Feasible dan Membangun Roadmap Penyelesaian Tesis/Disertasi” di Aula Mini Kampus IAKN Tarutung, Jumat (11/9/2026).
Menurut Deni, penelitian mahasiswa seharusnya tidak berhenti pada pemenuhan persyaratan akademik. Riset perlu berangkat dari persoalan yang ditemukan di lingkungan kerja, pendidikan, maupun pelayanan publik.
“Penelitian hendaknya tidak sekadar menjadi pemenuhan kebutuhan akademik belaka, tetapi harus mampu menghasilkan kajian mendalam serta solusi konkret yang relevan terhadap permasalahan di lapangan,” ujar Deni.
Ia mengatakan hasil penelitian mahasiswa dapat menjadi salah satu sumber masukan dalam perumusan kebijakan dan pengembangan program Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Dalam kuliah umum tersebut, Deni juga memaparkan sejumlah tahapan yang perlu diperhatikan mahasiswa dalam menyusun penelitian. Tahapan itu antara lain menentukan masalah utama, mengidentifikasi celah penelitian atau research gap, memilih metode, menyusun instrumen pengumpulan data, hingga membuat research roadmap untuk memastikan penelitian berjalan terarah sampai penyelesaian tesis atau disertasi.
Deni berharap pendekatan tersebut dapat mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan daerah.
Pemkab Tapanuli Utara menilai keterhubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah penting untuk memperkuat pemanfaatan hasil penelitian bagi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Dedy Hutajulu