Mantan Kepala BPBD Dairi Dekman Sitopu Meninggal, Pemkab Sampaikan Belasungkawa

Bagikan Artikel

SIDIKALANG BONARINEWS — Mantan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Dairi, Dekman Sitopu, meninggal dunia di RSUD Sidikalang pada Minggu, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Kabar duka tersebut mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Dairi. Pada Senin, 10 Agustus 2026, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala datang ke rumah duka di Jalan Panji, Sidikalang, untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga.

Wahyu hadir mewakili Bupati Dairi Vickner Sinaga bersama Staf Ahli I TP PKK Dairi Sri Dewi Manik dan sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah.

Di hadapan keluarga, Wahyu mengatakan kehadiran pemerintah daerah merupakan bentuk dukungan sekaligus penghormatan kepada Dekman yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Dairi.

“Kami terkejut atas kepergian almarhum. Almarhum salah satu ASN terbaik di Pemkab Dairi. Banyak arahan dan masukan yang disampaikan kepada kami untuk membangun Dairi,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, tiga hari sebelum meninggal, Dekman sempat menyampaikan permintaan maaf kepada jajaran pemerintah daerah setelah memasuki masa purna tugas sebagai ASN.

Wahyu juga menyampaikan salam dari Bupati Dairi yang sedang menjalankan tugas di luar daerah. Bupati, kata dia, akan datang langsung ke rumah duka setelah menyelesaikan agenda tersebut.

Kepada keluarga, Wahyu meminta agar tetap tabah menghadapi kehilangan tersebut. Ia juga menyampaikan doa agar segala amal dan ibadah Dekman diterima Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Selamat jalan Pak Dekman Sitopu. Beristirahatlah dengan tenang dalam keabadian. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Wahyu.

Putra Dekman, Putra Sitopu, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan belasungkawa yang disampaikan pemerintah daerah. Ia mengatakan keluarga masih terpukul atas kepergian ayah mereka.

Menurut Putra, keluarga mengenal Dekman sebagai sosok yang bertanggung jawab, baik terhadap pekerjaan maupun keluarga. Kesibukannya sebagai aparatur pemerintah, kata dia, tidak mengurangi perhatian Dekman kepada anak-anaknya.

“Kami anak-anaknya sangat bangga kepada almarhum sebagai laki-laki yang peduli dan bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan. Membagi waktu untuk keluarga dan pekerjaan adalah hal yang sangat sulit, namun almarhum bisa melakukannya,” kata Putra.

Putra mengatakan keluarga telah berusaha memberikan yang terbaik selama Dekman menjalani masa hidupnya. Mereka kini berusaha menerima kepergian tersebut sebagai bagian dari kehendak Tuhan.

“Ini sudah jalan Tuhan. Kami sudah berbuat yang terbaik dan sudah ikhlas atas kepergian ayah tercinta,” ujarnya.

Dekman Sitopu direncanakan dimakamkan pada Rabu, 12 Agustus 2026, di Tempat Pemakaman Umum Sidiangkat. Ia meninggalkan seorang istri dan empat anak, terdiri atas satu putri dan tiga putra.

Sebelum meninggal, Dekman telah mengajukan pensiun dini atas permintaan sendiri. Surat keputusan pensiun diserahkan pada 1 Agustus 2026.

Penulis: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *