Kalapas Gunungtua Pimpin Razia Mendadak Blok Hunian, Sejumlah Barang Terlarang Disita dari Kamar Warga Binaan

Bagikan Artikel

Paluta, BONARINEWS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunungtua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), kembali menggelar razia insidentil di sejumlah blok hunian warga binaan. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kalapas Gunungtua, Japaruddin Ritonga, ini dilakukan sebagai upaya memperkuat keamanan sekaligus mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas.

Razia yang berlangsung pada Rabu, 22 Juli 2026, melibatkan 23 personel yang terdiri dari pejabat struktural, Regu Pengamanan (Rupam) siang dan malam, serta taruna Poltekimipas. Petugas menyasar Blok A.H. Nasution Kamar III, Blok Sisingamangaraja Kamar XI, XII, dan XIII, serta Blok Saharjo Kamar XIII.

Sebelum penggeledahan dilakukan, seluruh penghuni tetap berada di kamar masing-masing. Petugas kemudian mengeluarkan warga binaan sesuai sasaran razia untuk menjalani pemeriksaan badan, dilanjutkan dengan penggeledahan menyeluruh terhadap setiap kamar yang menjadi target.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang berada di dalam lapas, di antaranya tujuh buah mancis, enam pisau cukur, sepuluh pulpen, tiga sendok besi, satu pinset, dua paku, satu botol kaca, dan satu tali pinggang. Seluruh barang temuan langsung didata, diinventarisasi, dan diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai prosedur. Proses penggeledahan juga disaksikan oleh salah seorang penghuni kamar sebagai bentuk transparansi pelaksanaan kegiatan.

Kalapas Kelas III Gunungtua, Japaruddin Ritonga, menjelaskan bahwa razia rutin tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba serta berbagai bentuk penipuan yang berpotensi dikendalikan dari dalam lapas dan rumah tahanan.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah preventif untuk meminimalkan keberadaan barang-barang terlarang di lingkungan lapas, sekaligus menjaga situasi keamanan agar tetap aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas.

Penulis: Tohong Harahap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *