SOIna Sumut Perkuat Sinergi dengan Dewan Penasehat Dr. RE Nainggolan Jelang PESONAS II 2026

Bagikan Artikel

MEDAN, BONARINEWS – Pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Sumatera Utara terus memantapkan persiapan menjelang Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II Tahun 2026. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar audiensi dengan Dewan Penasehat SOIna Sumatera Utara, Dr. RE Nainggolan, pada Kamis (9/7/2026).

Audiensi dipimpin Ketua SOIna Sumatera Utara, August Sinaga, S.Pd., S.ST., M.AP., didampingi Sekretaris SOIna Sumatera Utara, Mardi Panjaitan, S.Pd., M.Si. Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penyampaian kesiapan kontingen Sumatera Utara yang akan berlaga pada PESONAS II di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada 14–18 Oktober 2026.

Dr. RE Nainggolan menyambut hangat kedatangan jajaran pengurus SOIna Sumatera Utara. Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara itu mengapresiasi komitmen organisasi dalam membina atlet penyandang disabilitas intelektual dan mendorong pengurus untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, sinergi yang baik akan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran persiapan hingga keberangkatan kontingen menuju ajang nasional tersebut.

Dalam diskusi yang berlangsung penuh keakraban, Dr. RE Nainggolan juga menegaskan bahwa setiap anak memiliki potensi yang layak dikembangkan melalui pendidikan, olahraga, dan pembinaan yang berkelanjutan. Ia menilai olahraga menjadi salah satu sarana penting untuk membangun kepercayaan diri sekaligus membuka kesempatan bagi penyandang disabilitas intelektual meraih prestasi.

Pada kesempatan itu, Mardi Panjaitan menjelaskan bahwa SOIna Sumatera Utara secara konsisten menjalankan program pembinaan atlet penyandang disabilitas intelektual melalui berbagai kegiatan pelatihan dan kompetisi.

Ia juga memaparkan sejumlah prestasi yang berhasil diraih SOIna Sumatera Utara pada Special Olympics World Summer Games Berlin 2023. Atlet senam ritmik asal Sumatera Utara, Cyntia Nainggolan, berhasil mempersembahkan satu medali perak dan satu medali perunggu untuk Indonesia. Sementara itu, Mardi Panjaitan yang bertugas sebagai pelatih bulutangkis turut mengantarkan atlet Indonesia meraih empat medali emas pada ajang dunia tersebut.

Menurut Mardi, capaian tersebut menjadi motivasi bagi SOIna Sumatera Utara untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet menuju PESONAS II 2026. Ia berharap ajang nasional itu menjadi pintu bagi atlet-atlet terbaik Sumatera Utara untuk memperkuat Indonesia pada Special Olympics World Summer Games (SWOSG) 2027 di Santiago, Chile.

Menutup pertemuan, Dr. RE Nainggolan berharap SOIna Sumatera Utara terus menjadi organisasi yang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus memberikan ruang bagi penyandang disabilitas intelektual untuk berkembang.

“Prestasi bukan hanya tentang medali, tetapi tentang memberikan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk tumbuh, percaya diri, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Saya berharap SOIna Sumatera Utara terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah maupun Indonesia,” ujarnya.

Audiensi tersebut menjadi penyemangat bagi jajaran pengurus SOIna Sumatera Utara untuk terus mempersiapkan kontingen terbaik menuju PESONAS II 2026, dengan harapan mampu mengharumkan nama Provinsi Sumatera Utara sekaligus membuka jalan bagi atlet-atlet berprestasi tampil di level internasional.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *