PADANG LAWAS UTARA, BONARINEWS — SMA Bina Artha di Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara, ditetapkan sebagai salah satu Sekolah Model Tahun 2026 oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Penetapan tersebut menjadikan sekolah swasta di bawah naungan Yayasan PT Barumun Agro Sentosa (PT BAS) itu sebagai bagian dari program percontohan nasional implementasi pembelajaran mendalam serta Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0010 Tahun 2026 yang ditandatangani Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Gotot Suharwoto, di Jakarta pada 12 Maret 2026.
Program Sekolah Model dirancang untuk mengintegrasikan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial ke dalam proses pendidikan. Melalui program tersebut, sekolah diharapkan mampu meningkatkan literasi digital, kemampuan berpikir komputasional (computational thinking), serta membangun pemahaman mengenai etika penggunaan teknologi di kalangan peserta didik.
Kepala SMA Bina Artha, Ali Sadikin, mengatakan penetapan tersebut merupakan amanah sekaligus tantangan bagi sekolah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di Kabupaten Padang Lawas Utara.
“Tercatat sebanyak 223 sekolah menengah atas di seluruh Indonesia terpilih menjadi Sekolah Model Tahun 2026. SMA Bina Artha menjadi salah satu sekolah yang dipercaya menjalankan amanah tersebut,” kata Ali, Kamis, 9 Juli 2026.
Menurut dia, berdasarkan keputusan kementerian, sekolah memiliki sejumlah tugas strategis, antara lain membentuk tim kerja internal, menyediakan lingkungan belajar yang kontekstual, serta mendokumentasikan praktik-praktik terbaik dalam pelaksanaan program untuk dilaporkan secara berkala kepada pemerintah.
“Kami harus menjawab kepercayaan ini dengan kerja nyata melalui pembelajaran yang mendalam dan relevan dengan perkembangan zaman. Semoga dengan terpilihnya sekolah kami, semakin banyak inovasi lahir dari ruang-ruang kelas dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya di Padang Lawas Utara,” ujarnya.
Ali berharap status sebagai Sekolah Model dapat menjadi pemacu semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. Menurut dia, keberhasilan tersebut juga membuktikan bahwa sekolah yang berada di wilayah pelosok mampu bersaing dan menjadi bagian dari pengembangan pendidikan nasional berbasis teknologi.
Penulis: Tohong Harahap