Sekolah Rakyat Permanen di Katingan Ditarget Rampung Juni 2026, Siap Tampung Lebih dari 1.000 Siswa

Bagikan Artikel

JAKARTA, BONARINEWS – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Sekolah berkonsep boarding school itu ditargetkan rampung pada Juni 2026 dan mampu menampung lebih dari seribu siswa.

Dalam kunjungannya di Jalan Garuda, Kabupaten Katingan, Gus Ipul menyebut pembangunan sekolah tersebut menjadi bagian dari program besar pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

“Gedung ini nantinya akan menampung sekitar 1.000 siswa mulai jenjang SD, SMP hingga SMA,” ujar Gus Ipul.

Sekolah Rakyat permanen di Katingan akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti asrama siswa, asrama guru, laboratorium, perpustakaan hingga fasilitas ekstrakurikuler guna mendukung sistem pendidikan berbasis asrama.

Gus Ipul juga mengungkapkan jumlah penerimaan siswa Sekolah Rakyat akan terus meningkat setiap tahun. Jika tahap awal hanya sekitar 15 ribu siswa, tahun ini ditargetkan mencapai lebih dari 30 ribu siswa dan meningkat hingga sekitar 60 ribu siswa pada tahun depan.

Menurutnya, pemerintah menargetkan pada 2029 mendatang Sekolah Rakyat di seluruh Indonesia mampu menampung lebih dari 400 ribu siswa.

Program ini disebut sebagai bentuk kolaborasi besar antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam memperkuat akses pendidikan nasional.

Mensos juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Katingan yang telah menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah tersebut, serta berterima kasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan.

Sementara itu, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Tengah, Treace Merry, optimistis pembangunan dapat selesai tepat waktu.

Menurutnya, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 51 persen dan ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026.

Sekolah Rakyat permanen di Katingan dibangun di atas lahan seluas 6,28 hektare dengan luas bangunan mencapai 29,8 ribu meter persegi. Sekolah ini dirancang memiliki kapasitas hingga 1.080 siswa dengan total 36 rombongan belajar untuk tingkat SD, SMP dan SMA.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut Bupati Katingan Saiful, PPK Satker Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalteng Luccas Anthonio serta Senior Project Manager Adhi Karya Setyo Aji.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *