HUMBAHAS, Bonarinews.com- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara melakukan peninjauan rencana lokasi program layanan internet gratis di ruang publik yang akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Doloksanggul, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Humbang Hasundutan, Adrianus Mahulae, bersama tim dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dari pihak provinsi, hadir Kabid Aplikasi Informatika T. Ahmad Maulana beserta tim survei lapangan. Kunjungan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui program digitalisasi pelayanan publik CERDAS (Cepat, Responsif, Handal, dan Solutif).
Hasil peninjauan menyepakati bahwa Lapangan Merdeka Doloksanggul akan menjadi lokasi strategis pemasangan layanan internet gratis bagi masyarakat. Lokasi tersebut dinilai ideal karena menjadi pusat aktivitas ruang publik yang banyak dimanfaatkan warga.
Program ini direncanakan mulai pemasangan akses internet pada Mei 2026, dengan target peluncuran resmi atau launching pada akhir bulan yang sama.
Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan melalui Kadis Kominfo Adrianus Mahulae menyampaikan bahwa program internet gratis ini diharapkan mampu meningkatkan akses digital masyarakat secara merata, terutama di kawasan ruang publik.
Ia menjelaskan, nantinya akan dipasang tiga titik access point di kawasan Lapangan Merdeka Doloksanggul yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, termasuk pengunjung PLUT, pelajar, hingga masyarakat sekitar rumah ibadah.
“Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berkomitmen untuk meningkatkan sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung percepatan transformasi digital dan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat serta ke depan diharapkan dapat menjangkau wilayah yang lebih luas,” ujar Adrianus Mahulae.
Dengan adanya program ini, pemerintah berharap akses internet gratis dapat mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem digital di Kabupaten Humbang Hasundutan secara berkelanjutan. (Redaksi)