Samosir, Bonariews.com – Pemerintah Kabupaten Samosir resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 unaudited kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara, Senin 30 Maret 2026.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom, bersamaan dengan sejumlah kepala daerah lain di Sumatera Utara, termasuk Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Gubernur Bobby Nasution.
Dokumen LKPD diterima oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, yang ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima.
Vandiko menyebut penyampaian LKPD dilakukan tepat waktu sesuai ketentuan, yakni maksimal tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Ia menegaskan bahwa laporan keuangan bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian penting dari upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Ia juga berharap Kabupaten Samosir dapat kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, yang sebelumnya telah diraih delapan kali berturut-turut. Menurutnya, capaian tersebut harus terus dijaga sebagai indikator tata kelola keuangan yang baik.
Sementara itu, BPK RI Perwakilan Sumatera Utara menegaskan bahwa pemeriksaan LKPD akan dilakukan dalam waktu maksimal dua bulan setelah dokumen diterima. Penilaian tidak hanya mencakup kepatuhan administrasi, tetapi juga efektivitas sistem pengendalian internal dan kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan.
BPK juga menekankan pentingnya respons cepat pemerintah daerah terhadap hasil audit serta tindak lanjut jika ditemukan permasalahan, agar pengelolaan keuangan daerah semakin akuntabel dan sistematis.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam kesempatan tersebut turut mendorong seluruh kepala daerah untuk mempertahankan capaian WTP sebagai standar tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah.
Penyerahan LKPD ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Samosir dalam menjaga tata kelola pemerintahan yang transparan, efisien, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan. (Redaksi)