Wabup Nagekeo Konsultasi ke BPJN NTT, Kawal Usulan Program Inpres Jalan Daerah

Bagikan Artikel

KUPANG, BONARINEWS – Pemerintah Kabupaten Nagekeo terus mempercepat upaya peningkatan infrastruktur jalan di wilayahnya. Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang, Jumat (12/6/2026).

Pertemuan tersebut membahas secara khusus pelaksanaan Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah serta rencana pembangunan dan pemeliharaan jalan di Kabupaten Nagekeo.

Wabup Gonzalo diterima langsung oleh jajaran BPJN NTT yang terdiri dari kepala balai serta sejumlah pejabat teknis, mulai dari bidang preservasi hingga pembangunan infrastruktur jalan.

Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah menegaskan pentingnya memastikan seluruh proses pengusulan program berjalan sesuai ketentuan, termasuk pemenuhan kode usulan sebagai syarat administrasi agar bisa masuk dalam program pemerintah pusat.

“Kami berkonsultasi untuk memastikan seluruh tahapan pengusulan berjalan baik dan sesuai persyaratan. Ada beberapa hal yang perlu disempurnakan agar usulan bisa segera diproses,” ujar Gonzalo.

Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan menjadi prioritas utama karena memiliki dampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, mulai dari kelancaran transportasi, distribusi hasil pertanian, hingga pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, konektivitas antarwilayah di Nagekeo masih membutuhkan dukungan infrastruktur yang lebih baik, sehingga koordinasi dengan pemerintah pusat menjadi langkah penting untuk mempercepat realisasi pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Nagekeo berharap hasil konsultasi tersebut dapat memperkuat peluang daerah dalam memperoleh alokasi Program Inpres Jalan Daerah, sehingga pembangunan jalan dapat segera direalisasikan.

“Harapan kami, dukungan pemerintah pusat bisa segera terwujud agar akses transportasi masyarakat semakin lancar dan ekonomi daerah ikut tumbuh,” tambahnya.

Pemkab Nagekeo menilai program tersebut sebagai peluang strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Nusa Tenggara Timur, khususnya di daerah-daerah yang masih membutuhkan peningkatan konektivitas.

Dengan adanya koordinasi berkelanjutan ini, pemerintah daerah optimistis pembangunan jalan di Nagekeo dapat berjalan lebih cepat dan terarah.

Penulis: Faidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *