Tapanuli Utara Jadi Pilot Project Nasional, 1.500 Pendamping Disiapkan untuk Digitalisasi Bansos

Bagikan Artikel

TARUTUNG, BONARINEWS — Kabupaten Tapanuli Utara resmi memperkuat langkah percepatan transformasi pelayanan publik melalui program digitalisasi bantuan sosial yang kini masuk dalam proyek percontohan nasional.

Program tersebut ditandai dengan pembukaan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Digitalisasi Bantuan Sosial yang digelar di Aula Martua Kantor Bupati Tapanuli Utara, Kamis (21/5/2026), dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan.

Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati didampingi Sekretaris Daerah Tapanuli Utara, Henry MM Sitompul. Pemerintah daerah menegaskan kesiapan Taput mendukung sistem bantuan sosial berbasis digital agar penyaluran bansos menjadi lebih akurat, transparan, dan tepat sasaran.

Sebagai salah satu dari 42 daerah pilot project nasional, Tapanuli Utara akan memperkuat integrasi data masyarakat penerima bantuan melalui sistem Portal Perlinsos yang menjadi bagian penting dalam transformasi layanan sosial berbasis digital.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah daerah menyiapkan sebanyak 1.500 agen atau pendamping yang nantinya bertugas membantu masyarakat melakukan aktivasi, pembaruan data, hingga pendampingan penggunaan sistem digital bantuan sosial.

Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan kesalahan data penerima bantuan sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara juga menilai digitalisasi bansos menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pelayanan publik yang lebih modern, efisien, dan mudah diakses masyarakat hingga ke tingkat desa.

Melalui program ini, pemerintah berharap penyaluran bantuan sosial ke depan semakin tepat sasaran dan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pelayanan publik berbasis digital.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *