Rektor Unimed Wisuda 899 Mahasiswa, Singgung AI dan Tantangan Indonesia Emas 2045

Bagikan Artikel

Prof Baharuddin minta lulusan Unimed tak hanya cari kerja, tapi mampu jadi inovator dan pencipta lapangan pekerjaan.

MEDAN, BONARINEWS – Universitas Negeri Medan menggelar Wisuda Periode Mei 2026 selama dua hari, 20 hingga 21 Mei 2026, di Gedung Auditorium Unimed. Sebanyak 899 lulusan dari program doktor, magister, sarjana, dan diploma resmi diwisuda dalam prosesi tersebut.

Rektor Unimed, Baharuddin, menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar akademik sesuai bidang ilmu masing-masing.

“Atas nama pribadi, pimpinan, dan seluruh sivitas akademika Universitas Negeri Medan, kami mengucapkan selamat atas kelulusan Saudara,” ujarnya dalam pidato wisuda.

Wisudawan yang dilantik berasal dari berbagai fakultas, mulai dari Program Pascasarjana, Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Bahasa dan Seni, Fakultas Ilmu Sosial, Fakultas MIPA, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Keolahragaan, hingga Fakultas Ekonomi.

Dalam kesempatan itu, Rektor juga menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Unimed.

Menurut Baharuddin, Indonesia saat ini tengah memasuki fase penting menuju visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, perguruan tinggi dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), literasi digital, dan kebutuhan dunia kerja global.

Ia menegaskan, Unimed terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berkarakter melalui pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik, tetapi juga integritas, kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan semangat kewirausahaan,” katanya.

Rektor berharap lulusan Unimed tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan, menjadi inovator, dan agen perubahan di tengah masyarakat.

Selain itu, alumni juga diminta tetap menjaga nama baik almamater serta terus menjalin komunikasi dengan kampus melalui ikatan alumni.

Di akhir pidatonya, Baharuddin turut menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses pendidikan masih terdapat keterbatasan layanan akademik.

“Semoga para lulusan yang diwisuda hari ini memperoleh kesuksesan dalam meniti karier dan mengabdikan diri bagi bangsa dan negara,” tutupnya.

Penulis: Dedy Hu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *